Membedah Pernyataan Penginjil Cantik Rita Tiara Panggabean

Lagi, ini menjadi bukti bahwa Anies adalah sosok yang dipandang masyarakat Jakarta sebagai pemimpin yang dapat merajut tenun kebangsaan. Dan lagi, ini adalah bukti bahwa tuduhan-tudahan dan Black Campaign yang belakangan ini mengalir deras ke Anies mampus terkoyak-koyak. Maka simpanlah baik-baik tuduhan dan fitnah serapahmu itu di kulkas, tutup rapat-rapat, nanti keburu basi.

Fakta membuktikan, bahwa dalam 3 tahun terakhir, Jakarta seolah dipenuhi keributan. Dari kegudahan yang satu, pindah ke kegaduhan yang lain. Hanya satu yang melulu diributkan. Pemimpinnya yang tidak sopan.

Akibat daripada itu, rakyat Jakarta sudah bosan dikotak-kotak kan. Rakyat Jakarta sudah malas ribut-ribut hanya mempersoalkan latar belakang seseorang. Hanya persatuan dan kesatuan lah yang mereka rindukan. Maka fakta bahwa mayoritas warga Jakarta menginginkan pemimpin baru  untuk 5 tahun ke depan, itu beneran, bukan bohongan.

Menjelang putaran ke-2 Pilkada DKI Jakarta, dukungan kepada pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi terus mengalir dari berbagai kalangan. Baru-baru ini, Rita Tiara Panggabean, seorang Penginjil yang sekaligus menjabat sebagai Wakil Ketua Barisan Anak Surga Ministri Oikumene, juga menyatakan dukungannya terhadap Anies-Sandi.

Dukungan tersebut dinyatakan, karena ia melihat sosok Anies yang tidak sombong, tutur katanya sopan, dan memiliki hati seperti Kristus yaitu kasih. Tiara bahkan sampai mengutip Firman Tuhan “Hidup dan mati kita dikuasai oleh lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya.Amsal 18: 21.

Mari kita bedah pernyataan sang penginjil tersebut. Benarkah demikian?

Jujur, hati saya terhentak saat Rita membacakan Firman Tuhan. Tak bermaksud SARA. Saya hanya mengatakan bahwa hal itu adalah fakta dan benar adanya, Firman tersebut sangat sejalan dengan sikap, sifat, dan karakter pribadi seorang Ahok. Ahok yang selalu tak bisa menjaga lisannya.

Akhirnya apa yang terjadi? Ahok memakan buahnya sendiri. Kegaduhan demi kegaduhan pun terus terjadi. Jutaan umat Islam berbondong-bondong ke Jakarta, menuntut keadilan hukum Ahok yang telah ditetapkan sebagai “terdakwa” penistaan agama.

 

Lalu, bagaimana dengan Anies? Apakah yang dikatakan Rita adalah benar?

Dalam banyak hal, Anies sangat bertolak belakang bila dibandingkan dengan Ahok.  Anies lebih lemah lembut, lebih santun, dan selalu murah senyum ketika bertutur kata.

Bermodalkan kasih Kristus tersebut, kini ia menuai buahnya. Anies didukung oleh berbagai kalangan. Tanpa memandang latar belakang, mereka mendukung Anies-Sandi. Karena mereka sadar, Persatuan Indonesia adalah modal utama membangun Jakarta.

Terakhir, terkait tuduhan fitnah dan Black Campain yang selama ini ramai menyerang Anies. Isu #JakartaBersyariah, misalnya. Sekalipun sudah diklarifkkasi oleh pihak Anies, secara serentak, mereka masih menuduh bahwa Anies akan menerapkan hukum syariah bila ia berhasil terpilih menjadi Gubernur Jakarta. Akan tetapi, dengan dukungan Rita secara otomatis akan menggugurkan semua tuduhan tak berdasar itu.

7

Related posts

Leave a Reply