Tercatat Ada 78 Kabar Fitnah Serang Anies-Sandi

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Memasuki putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada 19 April mendatang memunculkan berbagai polemic. Berbagai macam manuver cantic mulai dikeluarkan untuk menduduki kursi satu di DKI Jakarta. Termasuk kampanye-kampanye hitam yang ditujukan kepada kedua pasangan calon.

Misalnya saja kampanye hitam atau black campaign yang menyerang pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno. Serangan tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang dinilai tidak bertanggung jawab meski sudah memasuki masa tenang kampanye.

Yang luar biasa hebat adalah kemunculan hastag #JakartaBersyariah dilengkapi foto spanduk bertuliskan Jakarta sebagai kota pemerintahan sesuai syariah Islam jika Anies-Sandi menang Pilgub kelak.

7

Meskipun demikian, pasangan Anies-Sandi tidak lantas membuat mereka habis akal. Pasangan ini justru memanfaatkan momen tersebut dengan aksi kreatifitas. Misalnya dengan membacakan ‘tweet jahat’.

Dalam gagasan ‘tweet jahat’ itu Anies membacakan berbagai komentar miring dari netizen, dengan gaya dan ciri khasnya yang ramah, Anies justru membawa santai komentar netizen dengan guyonan ringan.

Selain itu untuk mengantisipasi adanya virus hoax yang semakin meluas, pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta Anies-Sandi juga meluncurkan satuan tugas (satgas) anti-hoax. Satgas ini dibentuk untuk menangkis segala macam fitnah dan berita bohong yang menyerang Anies-Sandi.

Related posts

Leave a Reply