Heboh Video Pendukung Ahok Lakukan Money Politic, Netizen: Cikal Bakal Hancurnya Jakarta

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Menjelang putaran kedua Pikada DKI Jakarta, sejumlah kecurangan yang dilakukan oleh pendukung pasangan calon (Paslon) mulai tampak. Salah satu kecurangan yang berhasil ditemukan berupa politik uang (Money Politic).

Jum’at, (14/04/2017), beredar sebuah video aksi bagi-bagi duit yang diduga dilakukan oleh pendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot). Video tersebut mendadak viral setelah dibagikan oleh seorang pengguna media sosial facebook bernama Zhouw Fhenn.

Dalam video yang telah ditonton 300 ribu lebih itu, terlihat ada 6 orang pria dan wanita mengenakan baju kotak-kotak yang menjadi ciri khas pendukung paslon 2. Selain itu, mereka juga membawa kardus dan plastik hitam yang diduga berisi uang.

Seorang warga berhasil merekam video aksi tersebut. Namun, ketika perekam video menanyakan identitas mereka, pasukan tim Ahok-Djarot tersebut tampak lari terbirit-birit, dan menghindar. Padahal bukti sudah berhasil tertangkap kamera, tapi mereka masih mengelak bahwa tindakan itu bukan lah money politik.

Salah satu netizen bernama Dede Arman mengomentari postingan video tersebut. “Cikal bakal hancurnya Jakarta,” tulisanya dalam kolom komentar.

Berikut video lengkap aksi money politic pendukung pasangan nomor urut 2 Ahok-Djarot:

Terkait money politic, sebenarnya sudah diatur jelas dalam Undang-undang. Pasal 73 ayat 3 Undang-Undang No. 3 Tahun 1999 menyebutkan bahwa: “Barang siapa pada waktu diselenggarakannya pemilihan umum menurut Undang-Undang ini dengan pemberian atau janji menyuap seseorang, baik supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu, dipidana dengan pidana hukuman penjara paling lama tiga tahun. Pidana itu dikenakan juga kepada pemilih yang menerima suap berupa pemberian atau janji berbuat sesuatu”. 

Related posts

Leave a Reply