OTT Kecurangan Masif Tim Ahok-Djarot Membuka Mata Pemilih

Jakarta sebagai ibukota Negara semestinya menjadi barometer bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Sungguh mengejutkan, bagaimana mungkin bisa terjadi di DKI masih ada saja pihak yang begitu berani melanggar hukum, bahkan secara vulgar melakukan “money politic” di minggu tenang.

Panwas Jaktim OTT Oknum Relawan Ahok, Amankan 175 Karung Sembako

Panwaslu Amankan 9 Mobil Box dan 11 Karung Sembako dari Simpatisan Ahok-Djarot 

Panwaslu Pergoki Simpatisan Ahok-Djarot Kirim 23 Sapi ke Kepulauan Seribu

Panwaslu Jaktim Amankan Relawan Ahok-Djarot dan Sita Paket Sembako 

Panwaslu Tangkap Orang Bawa Spanduk Ahok-Djarot dan Bagi-bagi Sembako

Lagi, Panwaslu Jakbar OTT Pendukung Ahok Bagi Sembako dan Brosur Kampanye Hitam

Ratusan Paket Sembako dari Relawan Ahok-Djarot Gagal Beredar di Warakas

Giliran Panwaslu Jakut Sita Ratusan Paket Sembako dari Relawan Ahok-Djarot

OTT tertangkapnya Tim Ahok-Djarot yang diberitakan di berbagai media nasional akan membuat mereka yang awalnya percaya pada kredibilitas calon yang disebut-sebut jujur dan anti korupsi, melihat fakta sebaliknya. Ternyata calon yang tadinya mereka idolakan, tidak sebaik yang selama ini dicitrakan. Hal ini akan memunculkan sikap antipati, pemilih rasional boleh jadi justru akan memilih calon lain yang tidak curang.

Minimal mereka akan memutuskan untuk golput saja karena kecewa. Alhasil, tambahan perolehan suara dari kalangan pragmatis akan dibarter dengan hengkangnya suara dari kelompok rasional yang muak terhadap watak asli calon yang tadinya hendak mereka pilih. Dengan demikian, bagi-bagi sembako yang boleh jadi akibat kepanikan calon yang merasa akan kalah, tidak akan menambah suara, tapi justru akan memperdalam tempat jatuhnya.

Jejaring mantan aktivis mahasiswa gerakan reformasi 1998 menilai bahwa rakyat jakarta juga cerdas
“Kami gembira banyak sembako turun saat rakyat makin susah hidupnya. Haqul yakin mayoritas rakyat jakarta telah mempunyai pilihan di hatinya masing-masing. Tindakan ambil sembako tapi tetap memilih anies-sandi akan terbukti rabu besok, sebagai bentuk hukuman rakyat terhadap faksi elite yang abai saat berkuasa dengan menggusur dan menghina rakyat serta lebih berpihak pada nekolim neoliberalisme penjajah bangsa. Ayo ambil sembakonya, tapi tetap coblos anies-sandi!” pungkas Ricky Tamba.

Related posts

Leave a Reply