Pengakuan Mengejutkan Seorang Ibu Asal Johar Baru Soal Kartu Jakarta Lansia (KJL)

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Bank DKI Jakarta diduga ikut bermain dan terlibat dalam kampanye Pilkada DKI pasangan calon (Paslon) nomor urut 2 Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat.

Pasalnya, salah satu BUMD milik Pemprov DKI itu ikut ambil bagian dalam memfasilitasi program kampanye paslon nomor 2 melalui program bantuan kepada warga lanjut usia (lansia), berupa Kartu Jakarta Lansia (KJL).

Sejak Rabu, (13/4/2017) kantor cabang Bank DKI di beberapa wilayah di Jakarta selalu dipenuhi dengan warga lansia. Salah satu contoh adalah penuhnya antrian para lansia di bank DKI cabang pembantu Johar Baru, Jakarta Pusat.

Dalam kesabarannya dalam mengantri, para lansia tampak membawa foto copy Kartu tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Kedua berkas tersebut dibawa untuk membuka rekening di bank DKI Jakarta. Pembuatan rekening tersebut ditenggarai agar dana bansos melalui KJL segera dicairkan.

Kabar akan cairnya dana KJL melalui rekening Bank DKI sebenarnya masih simpang siur. Tidak ada informasi resmi terkait hal itu. Meski demikian, dalam video hasil penulusuran NetizenIndonesia.com, salah seorang warga lansia bernama Murtini asal Johar Baru, Jakarta Pusat, mengaku, bahwa informasi tersebut ia peroleh dari Partai PDIP. “katanya, kumpulin ini, katanya, minta data, buka rekening nanti buat KJL, gitu.” ungkapnya.

Entah siapa oknum PDIP yang menyampaikan informasi tersebut. Namun, Ibu Murtini tampak sumringah mendengar info akan mendapatkan bantuan dana dari pemprov DKI di tengah usianya yang sudah renta.

Seperti diketahui, program KJL yang dimaksud adalah Bank DKI memberikan dana kepada warga lansia senilai Rp 600 ribu, dengan syarat membuka rekening dengan saldo Rp 50 ribu.

“Kalau punya rekening Bank DKI, rekeningnya dikumpulin, nanti ada yang ngumpulin, gitu,” Tutupnya.

 

Berikut video lengkap pengakuan Ibu Murtini tentang Kartu Jakarta Lansia (KJL)

Related posts

Leave a Reply