Quick Count Mulai Beraksi

Pencoblosan baru saja dimulai pagi ini, namun berbagai lembaga quick count sudah bersiap dan beradu menyelenggarakan hasil Pilkada DKI Jakarta putaran dua.

Penyelenggaraan hitung cepat pun diharapkan tidak keluar dari ketetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, yaitu harus terukur dan jelas.

Himbauan KPU kepada lembaga survey agar bekerja secara akademis terukur apa yang dia ingin dilakukan, misalnya, margin errornya berapa, metodenya seperti apa, sumber datanya dari mana, bagaimana cara memperoleh data.

KPU juga menyatakan, jika ada lembaga survei melanggar kode etik, publik bisa melaporkan ke KPU DKI Jakarta. Lembaga survei mengandalkan kepercayaan publik. Jika presisinya jauh dengan fakta, maka itu menjadi penilaian khusus bagi publik.

Oleh karenanya, lembaga survey tidak akan sembarangan mendapatkan data dan mengolahnya.

Untuk diketahui, untuk proses perhitungan suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran dua ini tetap dilakukan secara berjenjang, yaitu dari kecamatan, kabupaten/kota, kemudian tingkat provinsi.

Related posts

Leave a Reply