Ini Daftar Negara yang Melarang Keberadaan Hizbut Tahrir

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto resmi membubarkan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Putusan ini jelas menambah panjang daftar pelarangan ormas Islam tersebut di berbagai negara. Hingga kini, setidaknya ada 20 negara, termasuk Indonesia, yang memberi resistensi, bahkan beberapa negara sampai melarang keberadaan mereka.

Lantas, negara mana saja yang melarang Hizbut Tahrir, berikut daftarnya dirangkum dari berbagai macam sumber:

  1. Bangladesh

Dikatakan kalau penolakan resmi terhadap Hizbut Tahrir sudah dilakukan sejak 2009. Meski, anggotanya disebutkan masih terus beraktifitas dan merekrut anggota baru melalui berbagai konferensi.

  1. Pakistan

Hizbut Tahrir tidak diizinkan untuk beroperasi di negara ini. Namun, mereka tidak benar-benar hilang karena masih aktif melalui media sosial. Otoritas Pakistan sendiri telah beberapa kali menahan anggota Hizbut Tahrir sejak pelarangan organisasi itu pada 2003.

  1. Malaysia

Larangan beroperasinya Hizbut Tahrir tercatat pada 17 September 2015. Kementerian Agama Islam Malaysia di Selangor mengeluarkan fatwa bahwa ormas itu menyimpang. Mantan Jubir Hizbut Tahrir Malaysia Abdul Hakim Othman sempat melawan dengan menggelar konferensi pers pada 4 Desember 2015, tapi langsung ditangkap pihak berwajib.

  1. Tiongkok

Negara menyatakan bahwa Hizbut Tahrir sebagai teroris. Kebanyakan anggota Hizbut Tahrir di negara ini berasal dari barat Xinjiang.

  1. Negara-negara Asia Tengah

Hizbut Tahrir mulai masuk di negara-negara Asia tengah seperti Kazakhstan, Kyrgyzstan, Uzbekistan, Turkmenistan dan Tajikistan setelah ada perpecahan di Uni Soviet. Lantaran kegiatannya dianggap membahayakan, mereka melarang aktifitas Hizbut Tahrir dan menangkap beberapa anggotanya.

  1. Mesir

Secara resmi negara ini melarang Hizbut Tahrir pada 1974. Pemicu larangan karena dianggap melakukan kudeta.

  1. Rusia

Pada 2003, Rusia secara resmi memasukkan Hizbut Tahrir sebagai organisasi terlarang. Tidak berhenti sampai di situ, Rusia juga memasukkan Hizbut Tahrir sebagai daftar kelompok teroris.

  1. Turki

Di negara pimpinan Erdogan itu, Hizbut Tahrir juga termasuk dalam daftar hitam. Bahkan, pada 1967 pimpinannya pernah ditahan. Pada 24 Juli 2009, polisi menangkap 200 menangkap orang-orang yang diduga menjadi anggota Hizbut Tahrir.

  1. Indonesia

Secara resmi memasukkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebagai organisasi terlarang yang harus dibubarkan pada Senin (8/5). Pembubaran HTI secara langsung disampaikan oleh Menko Polhukam Wiranto dan dihadiri oleh Menkum HAM Yasonna Laoli. HTI disebut melanggar UU Ormas karena bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Related posts

Leave a Reply