RK: Nasdem Punya Kejaksaan, yang Bener Bisa Salah, yang Salah Jadi Bener

Jakarta – Video Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil membeberkan alasannya menerima pinangan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai Calon Gubernur Jawa Barat 2018-2023 menjadi viral. Ia mengatakan tidak kuasa menolak karena Nasdem memiliki media dan kejaksaan.

Hal ini menjadi pertimbangan batinnya karena menurut Kang Emil, dinamika politik bisa membuat orang yang tidak salah menjadi salah.

“Saya menerima pinangan untuk menyelamatkan agar pembangunan Kota Bandung tidak terganggu, karena kalau saya tolak, hari ini orang salah atau tidak salah bisa disalah-salahin, tiba-tiba tsk,” ujar Kang Emil.

Bagaimanapun pasti ada alasan kuat mengapa Kang Emil mengatakan Kejaksaan milik Nasdem. “Nah Nasdem ini pak dia punya dia punya kejaksaan,” terang Kang Emil. Apakah ini karena Jaksa Agung adalah mantan kader nasdem, HM Prasetyo.

Pernyataan mengenai nasdem memiliki kejaksaan tentu saja menjadikan preseden buruk bagi dunia hukum di Indonesia. Pernyataan Kang Emil ini bisa sangat berbahaya bagi peradilan di Indonesia.

Hal ini  juga menimbulkan rasa penasaran netizen, mereka menanggapi pernyataan tersebut dengan mempertanyakan alasan Kang emil takut dengan nasdem karena memiliki kejaksaan, berarti ada sesuatu yang tidak beres dengan pembangunan Kota Bandung, seperti yang diungkapkan akun Choerul Umam dalma akun twitter miliknya @umam_chaerul. “Takut ke Nasdem karna Nasdem punya kejaksaan, berarti ada bau busuk di pemkot bandung.. keblinger pemahaman Nasdem yg punya kejaksaan,” cuitnya.

Akun lainnya juga menanyakan ketakutan Kang Emil terhadap Nasdem yang disebut punya kejaksaan. “Kaget gw. RK bilang kalo nolak nasdem lebih banyak mudharatnya, krn nasdem punya kejagung…… Emang takut diapain sih?” tanya Hidan melalui akun @hdahidaan.

Sementara pemilik akun @nirmala_sholeh menyoroti merapatnya Kang Emil ke partai yang disebutnya anti Islam. “istikharah? Mn ada istikharah yg endingnya merapat ke partai yg jls2 anti islam. Itu sih yg memutuskan napsunya sendiri kali ah.”

 

 

Related posts

Leave a Reply