Melacak Tiga Raksasa Hiburan Malam di Jakarta

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Perbincangan soal hiburan malam selalu menjadi topik paling hangat masyarakat saat ini, khususnya warga DKI Jakarta. Topik hangat tersebut ramai diperbincangkan setelah Anies Baswedan, gubernur terpilih pada pilkada DKI kemarin, berjanji akan menutup kelab malam yang ada di Jakarta.

Namun, bicara soal menutup hiburan malam di Jakarta bukanlah perkara mudah. Gubernur Anies akan berurusan dengan para taipan yang notabene berkekuatan uang tak terbatas.

Berikut ini hasil penelusuran NetizenIndonesia.com tentang raksasa kelab malam yang ada di Jakarta.

  1. Group Ismaya

Group Ismaya milik tiga sekawan yakni Bram Hendrata, Christian Rijanto, dan Brian Sutanto, adalah perusahaan yang bergerak di bidang hospitally yang membawahi restoran, bar, catering, serta penyelenggara musik.

Salah satu perusahaan yang berada di bawah Ismaya Group adalah Ismaya Live yang bergerak sebagai event organizer (IO) di bidang musik. Seperti mendatangkan pemusik internasional untuk menggelar konser di Indonesia. Salah satu event musik akbar yang digelar rutin Ismaya Live adalah Djakarta Wherehouse Project (DWP). Sebuah Konser Elektronic Dance Music (EDM) terbesar di Indonesia yang rutin digelar tiap menjelang pergantian tahun baru.

Ini penampakan megahnya konser DWP di Jakarta menjelang pergantian tahun baru.

Selain DWP, Ismaya Group juga memiliki tempat hiburan malam yakni dragonfly dan blowfish. Berikut penampakannya.

 

  1. Alexis Group

Secara resmi Alexis Group merupakan milik Alex Tirta dan dimenejeri oleh anaknya. Namun, berdasarkan rumor yang beredar, kepemilikan dari Alexis Group tidak hanya dimiliki oleh Alex Tirta. Rumor itu juga mengatakan bahwa pemilik sebenarnya ialah Rudi Widjaja. Begitu pula dengan Ismaya Group yang konon juga dimiliki oleh Rudi Widjaja.

Jadi, Ismaya Group dan Alexis Group semacam dibilang 1 group, karena masuknya Rudi Widjaja di kedua pihak, hingga menjadi satu Grup Besar.

Alexis saat ini dapat dikatakan sebagai raja kelab malam pasca ditutupnya Diskotik Stadium milik Malioboro Group oleh pemprov DKI karena kasus peredaran narkoba. Alexis dan Ismaya kini sukses merajai hiburan malam di Jakarta.

Berikut foto penampakan hiburan di hotel Alexis sebagaimana banyak beredar.

  1. Malioboro Group

Menurut informasi, Malioboro Group dimiliki oleh Rudi Susanto yang juga dikenal sebagai Rudi Rajamas. Isu juga beredar bahwa Rudi merupakan anak buah Tommy Winata, pemilik Artha Graha.

Selain Stadium yang pada 2014 silam ditutup oleh Pemprov DKI, salah satu hiburan yang dimiliki Malioboro Group adalah Malioboro Hotel & Spa. Tempat itu biasa dikenal dengan Malio Club.

Malio Club merupakan salah satu destinasi primadona bagi kalangan pria menengah atas dan berkantong tebal. Berlokasi di kawasan Jakarta Barat, hotel itu memiliki cafe dan spa serta diskotik yang selalu ramai dikunjungi eksekutif muda dari berbagai daerah di Indonesia.

Berikut penampakan di dalam Malioboro Hotel & Spa berdasarkan foto yang banyak beredar.

 

Itulah tiga raksasa hiburan malam yang selama ini bergerilya di Jakarta. Rencana Anies yang akan menutup tempat-tempat maksiat tersebut, layak ditunggu hasilnya.

Related posts

Leave a Reply