Gara-gara Kritik Pemerintah, Manager Indosat Dipecat dari Jabatannya

 

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Jagat mayantara kembali dihebohkan dengan pernyataan salah seorang karyawan  perusahaan operator seluler Indosat Ooredoo yang menyatakan pembelaannya terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di media sosial.

Karyawan Indosat yang berprofesi sebagai Manajer tersebut, dalam akun facebooknya yang bernama Riko M Ferajab, berharap agar Habib Rizieq menjadi pemimpin negeri ini. Selain itu, ia juga berharap agar pemerintah yang dzalim dan kerap mengkriminalisasi ulama mendapat balasan yang setimpal.

“Semoga Allah SWT berkenan utk mengamanahkan kekuasaan kepada Habib agar bisa menegakkan keadilan di negeri ini seadil2nya. Dan segera menyeret orang2 zalim yang saat ini berkuasa, serta siapa pun yang punya andil dalam kriminalisasi ulama dan fitnah2 thd umat Islam, hingga ke pengadilan dan tiang gantungan. #PSHRSFor2019 #kamiBersamaHRS,” tulis Riko dalam akun facebooknya.

Dalam postingan sebelumnya, Riko juga mengkritik pemerintah yang menurutnya memiliki rekam jejak perpolitikan yang buruk.

“Rezim ini akan tercatat sgb rezim paling busuk dalam sejarah perpolitikan Indonesia,”  tulis Riko.

Tak berlangsung lama, postingan Riko tersebut sontak menjadi viral di media sosial. Tak ketinggalan, jurnalis Ulin Yusron pun ikut menanggapi postingan Riko tersebut. Ia menganggap bahwa status facebook Riko sebagai tindakan intoleransi dan menebar kebencian terhadap pemerintahan Presiden Jokowi.

Riko M Ferajab, Manajer Business Inteligent & Reporting Indosat, status FBnya jg penuh caci maki pada pemerintah Jokowi & pemuja intoleransi,” tulis Ulin dalam akun twitternya @ulinyusron.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, menanggapi statement Ulin Yusron tersebut. Dalam akun twitternya, ia menyatakan tidak akan mentoleransi tindakan bawahannya tersebut. Bahkan, Alander juga menganggap bahwa Riko adalah orang yang anti NKRI.

“Sebagai perusahaan kami tdk tolerate​ sama sekali pegawai yang anti NKRI,” timpal akun @alexanderrusli.

Bahkan, ketika netizen lain bertanya kepada Alenxander mengenai kbenaran informasi tersebut dan tindakan apa yang akan diambil oleh pihak perusahaan terhadap Riko, Alenxander menjawab bahwa perusahaannya telah memberi tindakan kepada Riko sebagai konsekuensi atas apa yang tela ia lakukan.

“Bukan hoax Pak. Langkah sudah diambil. Spt yg disampaikan terpisah kami tdk tolerir staf yg terbukti tdk sejalan dgn negara dan pemerintah ,” Jawab Alexander.

Sebagaimana informasi yang beredar, gara-gara membela Habib Rizieq, mengritik dan menuntut keadilan terhadap pemerintah, PT. Indosat Ooredoo telah melakukan proses hukum atas tindakan Riko M Ferajab tersebut. Bahkan, kabar heboh pun menyeruak, bahwa pihak Indosat telah memecat Riko dari jabatannya sebagai Manajer Business Inteligent  and Reporting.

Related posts

Leave a Reply