Tabrak Burung di Surabaya, Berikut Beberapa Insiden yang Pernah Menimpa Lion Air

Jakarta – Pesawat Lion Air yang melakukan penerbangan dari Lombok, Nusa Tenggara Barat diketahui menabrak burung atau bird strike saat akan mendarat di Bandara Djuanda, Surabaya, Jawa Timur.

Akibat insiden tersebut, moncong pesawat mengalami penyok bagian depan dan kini diistirahatkan sementara di Surabaya.

Kejadian tersebut bukan yang pertama kali terjadi menimpa maskapai dengan logo singa ini, berikut beberapa kejadian yang melibatkan Lion Air seperti dirangkum NETIZEN INDONESIA:

  1. Pada tahun 2013, pesawat Lion Air mengalami kerusakan dibagian sayap ekor pesawat setelah menabrak gerombolan burung. Insiden tersebut terjadi di landasan pacu Bandara Kelas 1 Sentani, Jayapura. Kejadian terjadi saat pesawat Lion Air dengan nomor pesawat JT 794 seri Boeing 737 – 800 saat pesawat tersebut akan melakukan pendaratan. Akibat kejadian tersebut, pesawat mengalami pada sayap belakang sebelah kanan di bawah sirip ekor.
  2. Ditahun yang sama 2013 Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT0795 tujuan Jakarta yang membawa rombongan klub sepakbola Persib bandung terpaksa kembali mendarat beberapa saat setelah tinggal landas dari Bandara Sultan Hassanudin Makassar. Pesawat Boeing 737-900 ER tersebut mengalami gangguan mesin pesawat setelah menabrak burung.
  3. Tahun 2015, ratusan calon penumpang pesawat Lion Air terlantar di terminal 1 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta, karena pesawat mengalami kerusakan usai menabrak burung. Akibatnya, 54 penerbangan pesawat Lion Group mengalami delay selama dua hari di terminal 1 dan terminal 3 Soekarno-Hatta.
  4. Desember 2016. Sebanyak 90 orang penumpang Lion Air tujuan Kualanamu Medan, mengalami pembatalan penerbangan hingga lebih dari 4 jam karena pesawat yang ditumpangi menabrak burung saat lepas landas.

Insiden-insiden yang menimpa Lion Air ini menimbulkan beberapa cuitan netizen terkait insiden tersebut, berikut beberapa komentar netizen yang dirangkum NETIZENINDONESIA:

@Rizki Waralaba. “meski massa burung atau hewan kecil, namun makin cepat pesawat terbang makin besar energi kinetis yang dihasilan. Bahkan burung dengan ebrat beberapa kilo cukup kuat untuk menyebabkan kegagalan mekanik dalam mesin pesawat.

Mohammad Jaelani pemilik akun @mohammad-jaelani mengatakan. “Aneh bin ajaib….ini pesawat beneran atau pesawat mainan, masa nabrak burung bisa penyok ?????

Alexander Harsono pemilik akun @413xh mengatakan, “Ubah nama Lion Air jadi Kuntul Air yukk !!! hihi…”

Related posts

Leave a Reply