Blundernya Foto #OTTRecehan, Ingin Pencitraan Malah Memperburuk Citra Kejaksaan

NetizenIndonesia.com – Aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Parlin Purba, seorang jaksa di Kejati Bengkulu dianggap terlalu berfokus pada jumlah uang yang kecil, namun, besaran uang yang diperoleh dalam OTT tersebut tidak bisa dijadikan ukuran atas kinerja KPK.

Jaksa yang menjabat sebagai Kasi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan penyuapan terkait sejumlah proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu.

Usai aksi OTT KPK tersebt, beredar foto dua orang jaksa memegang tulisan bertagar #OTTRecehan. Foto tersebut sontak menjadi viral di media sosial. Hal itu dilakukan, menurut pengakuannya, untuk mengungkapkan kecewaan pihak jaksa terhadap KPK. Dimana hasil OTT, barang bukti yang disita hanya berjumlah Rp 10 juta.

“Kenapa saya menyatakan kekecewaan itu, karena kami merasa selama ini sudah bekerja secara maksimal makanya kenapa saya bikin caption seperti itu. Sudah ribuan perkara kami tangani, sudah triliunan uang negara kami selamatkan dan sudah terbukti banyak sekali,” kata Jaksa Fauzy, sebagaimana dilansir kumparan.com.

Tindakan kedua jaksa tersebut terlihat seakan ingin mendapatkan simpati dari masyarakat. Kedua jaksa tersebut, seperti ingin mengungkapkan bahwa hanya gara-gara duit receh Rp. 10 juta, kasus tersebut dibesar-besarkan oleh KPK. Sedangkan Kejagung telah banyak memberantas korupsi yang nilainya jauh lebih besar daripada itu.

Seharusnya, jika ingin meraih simpati masyarakat, pihak jaksa tidak perlu bertindak heboh dengan menyebarkan foto bertulisan #OTTRecehan. Masyarakat tidak akan melihat jumlah yang berhasil disita oleh KPK dari hasil OTT. Akan tetapi, tindakan koruptif berupa penyuapan itulah yang akan menjadi konsumsi utama masyarakat.

Publik akan menilai bahwa Kejaksaan, salah satu lembaga penegak hukum, tidak becus dalam menegakkan hukum. Terlebih terkait pemberantasan korupsi yang masih menjadi problem utama di negeri ini.

Selain itu, viralnya foto #OTTRecehan juga akan membalikkan keadaan dari yang sebelumnya diharapkan. Dengan memampang foto bertuliskan #OTTRecehan, jaksa yang katanya kecewa terhadap KPK, justru akan telihat seolah jaksa tersebut mendukung kinerja KPK.

Publik akan menilai bahwa kedua jaksa tersebut (yang terpampang dalam foto) kecewa terhadap teman seprofesinya yang terkena OTT oleh KPK (Parlin Purba). Citra kejaksaan akan tercoreng namanya, hanya gara-gara ulah Jaksa Parlin yang gampang terkecoh dan tergoda, mau disuap dengan uang receh berjumlah 10 juta rupiah.

Related posts

Leave a Reply