Gubernur Bengkulu dan Istrinya Diciduk KPK, Netizen: Bagaimana Perasaan Anaknya?

NetizenIndonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap istri Gubernur Bengkulu, Lily Martiani Maddari, dan Gubernur Bengkulu Ridwan Mukti, serta beberapa pengusaha di bidang kontraktor, Selasa, 20 Juni 2017. Mereka langsung dibawa ke Markas Polda Bengkulu untuk diperiksa.

Kejadian itu sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial, salah satunya di media sosial twitter. Netizen sangat menyayangkan kejadian itu. pasalnya, sepasang suami istri terlihat begitu kompak melakukan korupsi.

Hal ini diungkapkan oleh seorang netizen bernama Abdillah Toha. Dia merasa terenyuh hatinya saat mendengar kabar kompaknya suami istri melakukan korupsi. Dia juga mempertanyakan bagaimana perasaan anaknya jika mengetahui kabar akan penangkapan orang tuanya tersebut.

“Suami istri gubernur Bengkulu ditangkap dlm operasi OTT. Terbayang tidak oleh mereka beban malu dan kehilangan yang ditanggung anak-anaknya?,” tulis Abdillah Toha melalui akun twitternya @AT_AbdillahToha.

Sontak cuitan tersebut mendapat tanggapan dari netizen lain.

“Dibalik suami koruptor selalu ada istri yg sosialita, akan selalu beriringan memang, keh..keh..keh,” cuit akun @Magenthalight.

“seharusnya mereka malu ketika mau melakukan korupsi. itu lbh berakhlak. skrng malu krna perbuatannya,” timpal akun @GunKidFor2.

Dari sekian netizen yang menyayangkan akan kekompakan suami istri tersebut, ada pula netizen yang berdoa agar anaknya tabah dan kuat setelah mengetahui prilaku tak pantas dari orang tuanya.

“Semoga anak2nya diberi kekuatan dan ketabahan,” ungkap akun @ZakiLeather.

Itulah komentar netizen atas OTT KPK yang menyeret nama Gubernur Bengkulu bersama istrinya.

Seperti diketahui, Lili Maddari terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK di rumah pribadinya di Kelurahan Sidomulyo, Kota Bengkulu, sekitar pukul 10.30 WIB. Di rumah tersebut Lili sedang menerima pengusaha.

Lili kemudian langsung dibawa ke Markas Polda Bengkulu bersama dua orang pengusaha di bidang kontraktor. Tak lama kemudian, Gubernur Ridwan Mukti digelandang ke Markas Polda.

Related posts

Leave a Reply