Terkait Kasus SMS HT, Netizen: Ramai-ramai Kirim Pesan Ke Jaksa Yulianto

JAKARTA – Status Syahrimuddin Samrah dalam akun Facebooknya yang mengirimkan pesan ‘ancaman’ kepada Jaksa Yulianto menuai banyak dukungan dari netizen atau warga internet.

Dalam akun Facebooknya, Syahrimuddin menulis ulang pesan singkat yang pernah dikirimkan Ketua Umum Partai Peindo, Hary Tanoesoedibjo kemudian dikirimkan kepada Jaksa Yulianto.

Dalam akunnya dia menuliskan “Saudara Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan. Kasihan rakyat yang miskin makin banyak, sementara negara lain berkembang dan semakin maju”

Status Facebook Syahrimuddin sontak membuat publik bertanya-tanya, akankah Yulianto mentersangkakan seluruh warga masyarakat karena telah mengirimkan SMS yang sama?

Bahkan tak sedikit netizen yang terus mendukung langkah Hary Tanoe untuk berjuang bagi negeri. Berikut komentar dari para netizen:

Khairul Juanda, “Mantap, apakah saudara akan ditetapkan menjadi tersangka oleh jaksa agung? Mari kita tunggu apa yang akan terjadi”

Alimbahri Lamenta, “Negeri ini tidak bisa bersih dari kuroptor, ketika jadi pimpinan masih pakai cara politik, 80% semetara aturan UUD ke pemerintahan hanya terpake 20% mas”

Tengku Samudra Jasin, “Cabut status tersangka HT”

Khairul Juanda, “Takut bersaing akhirnya melakukan tindakan-tindakan yang tidak profisional kasian ya”

Hendry Koesnadie, “Ini buah karya kebijakan rezim, Pejabat politik menjadi pejabat negara”

Met Karyadi, “Mantap abang Syahrimuddin Samrah. Berani karna benar takut karna salah itu jiwa KSB”

Acep Suherlan, “Dimana kata mengancamnya ya? kok bisa jadi tersangka? lawan kezoliman pak HT”

Supratman An-Naqsyabandi, “Menurut saya tidak mengancam ko”

Sebelumnya banyak juga masyarakat yang mengirim ulang SMS Hary Tanoe dan ingin dijadikan tersangka diantaranya, Syaiful Bachri, Berman Nainggolan, Rudi Zulham Hasibuan, Maykel Fuater, Novel Elminero dan masih banyak lagi.

Related posts

Leave a Reply