Netizen: Anak Usia Dibawah 18 Tahun Dilarang Naik Taksi Online

Netizen akui keberadaan taksi online membuat mereka kian mudah berpergian apalagi jika pelayanan sopir taksi online ramah dengan penumpang,namun ada pula yang kontra lantaran pelayanan yang kurang memuaskan.

Kebaradaannya yang kian menjamur dikota-kota besar membuat Pemerintah harus lebih tegas membuat peraturan,sebab beberapa angkutan konvensional lain merasa tersaingi dengan adanya taksi online. Banyk juga yang mengeluh karena keberadaan taksi online membuat pendapatn mereka menjadi turun drastis karena tarif yang diberikan jauh lebih murah ditambah dengan banyak promo yang menggiurka membuat mereka susah mencari penumpang,serta banyak alasan lain sehingga Pemerintah harus dapat menentukan sikap.

Kini peraturan baru dibuat oleh salah satu perusahaan taksi online yang menjadi pebincangan netizen , karena demi keamanan dan keselamatan penumpang merupakan sebuah prioritas utama,untuk itu sopir taksi online boleh menolak penumpang anak-anak dibawah usia 18 tahun. yang tidak didampingi oleh orangtuanya.

Peraturan baru dibuat lantaran selama ini banyak orang tua masa kini, menaruh kepercayaan penuh terhadap taksi online untuk mengantar anak ke sekolah.

Di negara seperti Amerika Serikat memiliki akun Uber Teen,akun ini untuk usia 13 sampai 17 tahun. Khusus akun ini bisa memesan dan memiliki akun Uber. Cara kerjanya ketika anak ingin memesan Uber di Uber Teen, akan terhubung dengan kartu kredit orangtuanya dan orangtua bisa langsung terhubung untuk memantau pesanan anaknya. Secara umum, Panduan Komunitas Uber yang terus dikampanyekan ini khusus di Singapura, Filipina, Thailand, Malaysia, Vietnam, Indonesia, Hongkong, Taiwan, Makau, Jepang, Bangladesh, dan Korea.

Melihat aturan baru yang dibuat beberapa netizen memiliki tanggapan berbeda-beda ada yang pro ada pula yang kontra;

@arvin rafi m

@Andre


@Fajar.

@putriandini

@Dewigun

Related posts

Leave a Reply