Mahfud MD Menolak Pemecatan PNS eks HTI Menuai Tanggapan Netizen

JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) RI, Mahfud MD, menyetujui pembubaran Haizbut Tahrir Indonesia (HTI) namun menolak tindakan pemecatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) eks anggota HTI.  Pria asal Sampang itu menilai wacana pencopotan status PNS yang tergabung di HTI tidak lah bijaksana.

Seperti diketahui, beredar rumor dosen-dosen yang pernah aktif di HTI diminta mundur dari PNS oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo dan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek), Muhammad Nasir.

Mencopot status PNS itu tidak proporsional, lanjut Mahfud, karena organisasi masyarakat (ormas)nya saja telah dibubarkan, sudah tidak ada lagi. Bahkan kalau pun HTI masih ada, tindakan pemecatan PNS adalah kurang tepat kecuali mereka melakukan tindakan pidana yang dilarang dalam undang-undang.

“Terlebih mereka adalah saudara sebangsa kita, justru harus dirangkul sebagai warga negara untuk dapat hidup berdampingan dengan baik berdasarkan Pancasila. Jika semakin dimusuhi dan disudutkan dikhawatirkan akan berimbas mereka membentuk kelompok radikal. Jadi sudahi saja meneror mantan anggota HTI, mari hidup rukun sesama anak bangsa,” papar Mahfud.

Menyoroti hal tersebut, berikut sejumlah komentar netizen menanggapi kabar pemecatan PNS yang dulunya tergabung dalam HTI.

Suwandiy B.Nawawi‏ (@Suwandiy5):

Syahid Muhammad‏ (@syahidm_id):

@ndi‏ (@A17DYS):

Drs. Karel Martel‏ (@MartelKarel):

Muhammad iqbal‏ (@Xibalrina):

Al~Mustofa‏ (@AliMustofaSurur):

 

 

 

 

Related posts

Leave a Reply