Peduli Keselamatan,Negara Ini Berikan Sanksi Samapi Denda Jutaan Rupiah Bagi Pejalan Kaki Yang Main Gadget!

NetizenIndonesia.com – Sebelumnya ada banyak negara yang melarang penggunaan smartphone saat berkendara demi keamanan. Nah, baru-baru ini ada keputusan baru yang akan mendenda kamu jika menggunakan smartphone sambil jalan kaki lho!. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa smartphone saat ini menjadi salah satu perangkat elektronik yang cukup banyak digilai oleh setiap orang. Bahkan ada beberapa diantaranya yang rela mengeluarkan dana yang tidak sedikit demi bisa memiliki smartphone keluaran terbaru.

 

Hal ini dikarenakan ada banyak fitur-fitur canggih yang ditawarkan oleh ponsel pintar ini. Sehingga seiring perkembangan zaman keberadaan ponsel pintar ini seakan menjadi sebuah kebutuhan primer terutama bagi para remaja yang ingin eksis.

Di Negara Ini Smartphone Dilarang Digunakan
1. Kazakhstan yang memberlakukan larangan penggunaan smartphone bagi para pejabat dan pengunjung yang ingin memasuki kantor-kantor pemerintahan. Aturan ini mulai diberlakukan sejak tanggal 24 Maret 2016.
Dimana peraturan ini mulai diterapkan sesuai dengan kebijakan baru untuk mencegah kebocoran dokumen sensitif agar jangan sampai diketahui oleh masyarakat umum. Hal ini dikarenakan seringnya ditemukan informasi rahasia yang bocor melalui aplikasi WhatsApp.
2. Taiwan juga memberlakukan hal yang sama yaitu melarang penggunaan smartphone. Namun aturan ini hanya berlaku bagi anak-anak. Hal ini dikarenakan kebanyakan anak-anak disana lebih memilih bermain gadget daripada bermain bersama anak-anak lainnya. Sehingga ditakutkan hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan anak serta merusak kesehatan mata. Pemerintah Taiwan pun mengeluarkan larangan untuk anak dibawah 18 tahun untuk bermain gadget atau menggunakan media lokal. Bahkan pemerintah akan mengenakan denda bagi orang tuanya jika anak-anaknya ketahuan bermain gadget.
3. Di Hawaii Larangan bagi pejalan kaki yang menatap smartphone saat menyeberang akan mulai dilarang di kota terbesar di Hawaii. Dilansir The Guardian, aturan tersebut dituangkan dalam undang-undang dan akan mulai berlaku pada Oktober 2017. Aturan ini bertujuan untuk mengurangi cedera dan kematian akibat dari ‘jalan yang terganggu’. Wali kota wilayah Kirk Caldwell, mulai 25 Oktober pejalan kaki di Honolulu dapat didenda antara USD15 hingga USD99 atau sekira Rp200.000 hingga Rp1,3 juta, tergantung pada berapa kali polisi menangkap mereka tengah fokus menatap layar smartphone atau tablet saat menyeberang jalan.
4. New Jersey, Amerika. Mereka akan segera menerapkan denda sebesar USD 50 atau sekitar Rp 665 ribu, atau opsi hukuman penjara selama 15 hari untuk mereka yang berjalan kaki sambil bermain gadget. Uang hasil denda tersebut akan digunakan untuk mendidik masyarakat tentang bahayanya perilaku bermain gadget di jalanan. Mengingat angka kematian para pejalan kaki akibat bermain gadget telah meningkat dari 11 persen ke 15 persen dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.
Sebenarnya peraturan ini hanya diberlakukan kepada yang mereka menggunakan smartphone atau alat eletronik untuk berkomunikasi. Baik itu SMS atau chatting. Sementara penggunaan hands-free masih diperbolehkan.
5. Di Jerman, kota Augsburg membubuhkan rambu-rambu khusus di lantai trotoar untuk pengguna smartphone yang terlalu sibuk menunduk dan menatap ke arah bawah sambil berjalan. Langkah serupa turut dilakukan kota Bodegraven di Belanda. Di China, pemisahan jalur trotoar secara khusus untuk pejalan kaki yang menatap gadget sudah diuji coba sejak 2014.
Berikut komentar netizen soal aturan tersebut:

 

 

 

 

Related posts

Leave a Reply