Waduh, Nomor Cantik Pembawa Hoki Ini Di Jual Miliaran, Kok Bisa??

Fenomena berburu nomor perdana cantik nampaknya selalu menjadi incaran setiap pengguna telepon seluler. Hingga merekapun rela mengeluarkan uang berapapun demi mendapatkan nomor yang diinginkan. Meskipun pada fungsinya sebenarnya sama saja untuk digunakan sebagai alat komunikasi. Alasan status sosial dan prestisepun menjadi isu utama mengapa orang mencari nomor cantik.Bagi mereka memiliki nomor ponsel yang cantik memang menjadi kebanggan tersendiri bagi pemiliknya. Karena selain mudah untuk diingat, juga mengingatkan akan suatu kejadian atau peristiwa penting. Misalnya tanggal ulang tahun, pernikahan, dan lainnya.

Namun demikian mencari nomor cantik tidak segampang membeli pulsa. Butuh waktu tersendiri untuk berburu mencarinya. Kalaupun ada harganya juga mahal.
Nomor cantik bisa mahal karena kumpulan angka – angka di satu nomor di anggap special.Beda angka, beda letak angka, kumpulan angka – angka yg mengandung sebuah arti akan mempengaruhi nilai jual sebuah Nomor cantik.Kerapihan sebuah nomor dan simple, keunikan sebuah nomor dan kelangkaan sebuah nomor otomatis akan mempengaruhi nilai jual nomor tersebut.Semakin rapi, langka, cantik dan hoki, apalagi nomor tersebut mempunyai makna yg bagus, akan semakin mahal harganya.

Seperti kasus yang terjadi di wilayah Timur Tengah baru-baru ini. Operator seluler asal Uni Emirat Arab, Etisalat, baru saja berhasil menjual nomor cantik dengan harga 7,9 juta dirham atau sekitar Rp 26 miliar.

Nomor telepon yang dimaksud adalah 777-7777. Penjualan nomor itu dilakukan melalui lelang.Namun, pemenang lelang anonim itu sebenarnya tak memiliki hak penuh terhadap nomor tersebut. Menurut peraturan, nomor itu tak dijual dan hanya diberikan ke pemenang lelang dengan durasi dua tahun.Kendati demikian, pemenang lelang akan mendapatkan sejumlah keuntungan dari paket yang ditawarkan Etisalat ini. Keuntungan itu berupa kuota bicara 22.500 menit per bulan, 22.500 SMS, dan internet 100GB.

Sebenarnya ini bukan kali pertama lelang nomor unik ini dilakukan di Uni Emirat Arab. Lelang serupa sebenarnya juga pernah dilakukan pada 2014. Ketika itu, nomor unik ini berhasil dilelang dengan harga 7,8 juta dirham atau sekitar Rp 27 miliar dengan kurs sekarang.

Selain Uni Emirat Arab, negara lain yang juga sempat melakukan kegiatan serupa adalah Qatar. Pada 2006, operator lokal Qatar, Qtel, berhasil menjual nomor unik 666-6666 dengan nilai sekitar 10 juta riyal Qatar atau sekitar Rp 36 miliar dengan kurs saat ini.Sebelumnya, rekor tertinggi dipegang oleh nomor yang dikeluarkan oleh perusahaan Tiongkok di tahun yang sama. Saat itu, nomor yang dilelang adalah 8888-8888. Pemenang menebus nomor tersebut dengan nilai 270 ribu poundstreling atau sekitar Rp 4,6 miliar.

Nomor tersebut memang menjadi incaran banyak orang di Tiongkok karena dianggap membawa keberuntungan. Sebagai informasi, angka delapan di kebudayaan Tiongkok memang erat kaitannya sebagai pembawa rezeki.Terbaru, nomor telepon 88888-88888 juga berhasil terjual dengan harga 120 juta yuan atau setara dengan Rp 231 juta. Nomor ponsel tersebut didaftarkan sebuah perusahaan Tiongkok di Shantou.

Untuk diketahui, pengguna ponsel di Tiongkok memang diketahui tak segan membayar harga lebih mahal untuk nomor telepon yang dianggap memiliki angka keberuntungan. Berikut komentar para netizen tentang fenomena tersebut.

 

 

 

Related posts

Leave a Reply