Postingan Terkait Perselingkuhan TKW Asal Brebes dan Majikannya di Singapura Mendadak Hilang, Hoax?

NetizenIndonesia.com – Dalam beberapa hari terakhir, media sosial facebook dihebohkan dengan kabar seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Brebes, Jawa Tengah yang dituduh berselingkuh dengan majikannya di Singapura.

Kabar mengejutkan tersebut diunggah oleh sebuah halaman Facebook (fanpage) bernama All Singapore Stuff (@allsgstuff).

Fan page tersebut memposting foto seorang tenaga kerja wanita (TKW) yang ternyata berasal dari Indonesia.

Bukan hanya itu, si pemilik akun juga menceritakan secara detail mengenai perilaku ‘menyimpang’ si TKW selama bekerja di rumah majikannya di Singapura.

Tujuannya, menurut penjelasan akun tersebut, untuk membuat warga Singapura lain tidak memperkerjakannya agar tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan.

Berdasarkan keterangan dalam postingan tersebut, nama TKW itu adalah Nunung Andrio Wati, asal Brebes, Jawa Tengah.

Setelah sekitar dua hari warga Indonesia heboh membicarakan kabar tersebut di media sosial, NetizenIndonesia.com mencoba menelusuri akan kebenaran postingan tersebut.

Hal mengejutkan terjadi. Postingan terkait TKW asal brebes yang diposting oleh akun atau fan page All Singapore Stuff tersebut mendadak hilang.

Entah apa yang terjadi. Apakah postingan tersebut sengaja dihapus oleh admin All Singapore Stuff agar tidak heboh, atau kabar perselingkuhan antara Nunung dan majikannya itu hanya hoax belaka dan tidak valid? Entahlah.

Namun yang pasti, seperti dikutip oleh Tribunnews.com. Setelah akun All Singapore Stuff memposting kabar perselingkuhan antara Nunung dan majikannya tersebut, netizen Indonesia bukan saja menyalahkan tindakan menyimpang Nunung. Tapi istri dari si majikan pun juga tak luput dari komentar pedas netizen.

Sebagaimana yang ditulis netizen bernama Betty David: “Butuh dua tangan untuk tepuk tangan. Jadi bagaimana bisa kamu hanya menyalahkan si pembantu? Aku tidak bermaksud membela pembantunya, tapi aku pikir kamu juga harus mengganti suamimu, bukan hanya dengan memecat pembantu dan mencegahnya kembali ke Singapura,” tulis Dafid dalam kolom komentar.

Related posts

Leave a Reply