Wacana Ubah Nama Laut Cina Selatan Berbuntut Perselisihan? Menteri KKP: Itu Wilayah Laut Indonesia

JAKARTA – Langkah Indonesia mengubah nama Laut Cina Selatan dinilai sepihak oleh Cina. Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, angkat bicara. Melalui akun twitternya, Susi Pudjiastuti‏ (@susipudjiastuti), menanggapi pemberitaan yang ada.

Dilansir berbagai sumber, Cina menanggapi Indonesia yang ingin mengubah nama Laut Cina Selatan dengan mengirim surat resmi ke pemerintah Indonesia untuk membatalkan rencana tersebut. Seperti kabar yang beredar, Indonesia akan mengganti nama kawasan perairan yang berada di barat daya Laut Cina Selatan menjadi Laut Natuna Utara.

Kementerian Luar Negeri Cina mengirimkan surat itu ke Kedutaan Indonesia di Beijing yang isinya menolak langkah Indonesia pada 14 Juli 2017, saat menunjukkan peta resmi kepulauan Indonesia yang mengubah nama wilayah barat daya Laut Cina Selatan.

Dalam surat bertanggal 25 Agustus 2017, mengutip Channel News Asia, Cina mengatakan langkah Indonesia mengganti nama yang diakui internasional membuat sengketa jadi rumit dan meluas, dan berdampak pada perdamaian dan stabilitas.

Pendapat yang diungkapan Menteri Susi menuai berbagai komentar dari para netizen, mendukung langkah Indonesia mengupayakan perubahan nama laut di wilayah Natuna itu.

Koruptor itu #Ndeso‏ (@putra_bisma12):

Mc’Williams‏ (@liamjustiman):

allam‏ (@allamaf):

Budimuly▲‏ (@ordersofheavens):

 

 

 

 

 

Related posts

Leave a Reply