Jelang Pilgub Jabar 2018, Isu SARA Mulai Dikumandangkan

NetizenIndonesia.com – Menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar), isu-isu SARA yang dapat memecah belah persatuan bangsa mulai digaungkan di media sosial oleh oknum-oknum yang berkepentingan.

Sasaran serangan yang belakangan begitu santer terdengar, ditujukan kepada Dedi Dulyadi. Bupati Purwakarta yang kini digadangkan-gadangkan akan menjadi Calon Gubernur Jabar.

Sebuah video beredar di media sosial twitter yang berisi penolakan terhadap Dedi Mulyadi untuk menjadi Cagub.

Pantauan NetizenIndonesia.com, video tersebut diunggah oleh Netizen dengan akun @Manhajusholihin.

“Petisi ulama Purwakarta menolak Dedi Mulyadi menjadi calon gubernur/wakil gubernur Jawa Barat! viralkan! allahu akbar!,” cuitnya dalam keterangan video.

Dalam video tersebut, terlihat ada 18 orang bapak-bapak di sebuah Musholla atau masjid dengan memakai peci, berjenggot dan bercelana cingkrang, mereka mengklaim bahwa Pondok Pesantren dan ulama se-Purwakarta menolak Dedi Mulyadi karena memiliki visi yang mengarah kepada kemusyrikan.

Entah, kemusyrikan macam apa yang mereka maksud sehingga dengan mudahnya menyimpulkan sebuah kemusyrikan seolah melampaui wewenang Tuhan. Namun yang pasti, netizen geram melihat kampanye SARA semacam itu.

Lucunya, salah seorang netizen mengungkap bahwa ternyata akun penggunggah video SARA tersebut (@Manhajusholihin) pernah menfollow akun artis porno Alice Rajnai.

Seperti apa kegeraman dan kelucuan netizen saat menanggapi video tersebut? Berikut beberapa komentar mereka yang NetizenIndonesia.com rangkum.

 

  1. @Rekta_Mandrawa

 

  1. @hermansoekarno

 

  1. @pakijo25

 

  1. @Adhi_Goend

 

Seperti diketahui, sebagaimana yang tertuang dalam Peraturan KPU Nomor 1 Tahun 2017 tentang tahapan Pilkada serentak 2018, akan dimulai pada bulan November 2017. Sedangkan untuk pendaftaran pasangan calon, baru akan dibuka pada tanggal 8-10 Januari 2018.

Related posts

Leave a Reply