Istimewa! Ini Temuan Asli Orang Indoensia Yang Mendunia

Banyak orang yang merasa malu dan tidak bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia. Kondisi perekonomian dan tingkah laku politisi dan elit yang seringkali membuat ulah negatif terkadang membuat orang minder mengaku sebagai rakyat Indonesia. Namun kita masih memiliki harapan bahwa ternyata ada rasa kebanggaan jika kita melihat para ilmuwan Indonesia yang menunjukan kehebatan mereka dan berkiprah di luar negeri.

Tahukah anda, negara kita ternyata memiliki banyak sosok ilmuwan yang memiliki kecerdasan luar biasa. Pasalnya Indonesia ternyata tak kekurangan orang-orang hebat. Ratusan penemuan di berbagai bidang lahir dari tangan-tangan jenius dari Tanah Air. Bahkan berbagai penemuan itu kini sudah digunakan banyak negara di dunia.

Fakta di lapangan membuktikan, orang-orang Indonesia juga memiliki kemampuan yang tak kalah dibanding penemu yang ada di luar negeri. Mereka tak cuma cerdas, bahkan mampu menciptakan beragam inovasi yang dapat mengubah dunia.

1. Prof . Dr. Mezak Arnold Ratag, Penemu Planetary Nebula Cluster.

Astronom lulusan ITB Bandung ini namanya telah diabadikan di 120 Planetary Nebula Cluster, termasuk Ratag-Ziljstra-Pottasch-Menzies dan Ratag-Pottasch cluster, yang telah ia temukan. The International Astronomical Union begitu menghargai karyanya pada Planetary Nebula yang merupakan sebuah langkah maju yang besar dalam ilmu pengetahuan. Ia juga menerima penghargaan tertinggi untuk kepeloporan kerjanya dalam model iklim

2. Dr. Khoirul Anwar – Penemu Teknologi Broadband

Pria ini dikenal karena mampu menciptakan teknologi broadband yang menjadi cikal bakal lahirnya mobile 4G LTE. Karena kemampuan yang dimiliki Khoirul Anwar inilah, ia dipercaya menjadi salah satu peneliti terbaik di Jepang.

3. Dr. Jow Hin Tjio -Teori 23 Kromosom – (1955)

Seorang ahli Cytogenetics Indonesia yaitu Dr. Jow Hin Tjio menemukan fakta bahwa jumlah kromosom manusia adalah 23 buah. Penemuan ini berhasil mematahkan keyakinan para ahli genetika bahwa jumlah kromosom adalah 24 buah. Ia berhasil menghitung jumlah kromosom dengan tepat setelah menyempurnakan teknik pemisahan kromosom manusia pada preparat gelas yang dikembangkan Dr TC Hsu di Texas University, AS.

4. Warsito P. Taruno – Penemu Mesin Pembunuh Kanker

Warsito merupakan seorang penemu yang berbakat. Bagaimana tidak, dia berhasil menemukan alat yang mampu membunuh sel kanker. Teknologi berbasis energi rendah ini dipadukan dengan teknologi terapi kanker. Menurut hasil yang telah diuji coba di Lab in Vitri, alatnya ini mampu memerangi kanker dari tubuh orang yang sudah terjangkit. Alat anti kanker milik Warsito ini telah sering dipesan oleh negara Jepang karena terbukti efektif memerangi kanker lebih baik dari negara lain.

5. Yogi Ahmad Erlangga – Doktor Matematika Terapan Termuda

Tahukah kawan, jika doktor matematika terapan termuda di dunia dipegang oleh anak muda Indonesia. Siapa lagi kalau bukan Yogi Ahmad Erlangga. Dia berhasil meraih gelar doktor pada usia 31 tahun di Universitas Teknologi Delft, Belanda. Tak cuma dikenal sebagai doktor matematika termuda, Yogi juga mampu memecehakan berbagai permasalahan penggunaan minyak menggunakan rumus matematika. Hebatnya lagi, kemampuannya ini banyak dilirik perusahaan minyak dunia termasuk Sheel.

6. Muhammad Nurhada – Penemu Kompor Ramah Lingkungan

Dosen Fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang ini berhasil menciptakan kompor ramah lingkungan. Emisi gas dari kompor yang diciptakan itu bahkan berada dibawah ambang batas yang ditetapkan Badan kesehatan Dunia. Kompor buatan Nurhada tersebut, banyak disukai negara lain seperti, India, Meksiko, Peru, Timor Leste, Kamboja, Norwegia, dan Afrika.

7. Prof Sedyatmo -Pondasi Cakar Ayam (1961)

Pondasi cakar ayam ditemukan oleh Prof Sedyatmo saat menjabat di PLN. Kala itu Sedyatmo diminta untuk mendirikan 7 menara listrik tegangan tinggi di daerah rawa-rawa Ancol Jakarta. Ternyata pondasi yang dibuatnya dapat mengurangi tekanan pada permukaan tanah hingga 75% dibanding pondasi biasa. Lalu pondasi cakar ayam ini digunakan di Bandara Soekarno-Hatta dan Juanda Surabaya, sehingga, landasan bandara mampu menahan beban hingga 2000 ton. Teknologi pondasi yang telah dipatenkan ini telah digunakan di negara lain seperti Jerman, AS, Perancis, Inggris, Italia, Kanada dan Belanda.

8. Bacharuddin Jusuf Habibie -Teknologi Pesawat Terbang (1974)

Presiden ketiga Indonesia Bacharuddin Jusuf Habibie adalah penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang). Di bidang teknologi pesawat terbang, Habibie dikenal sebagai “Mr Crack” karena keahliannya menghitung crack propagation on random sampai ke atom-atom pesawat terbang. Di dunia ilmu pengetahuan dan teknologi, para ahli dirgantara mengenal apa yang disebut Teori Habibie, Faktor Habibie, Fungsi Habibie.

9. Randall Hartolaksono -Ketela Pemadam Api (1979)

Saat sedang melakukan ujicoba cairan pelumas berbahan kulit ketela pohon di Queen Marry College-London University, Inggris, ilmuhan asal Indonesia Randall Hartolaksono menemukan teknologi untuk memadamkan api secara efektif dan ramah lingkungan. Waktu itu, cairan buatannya itu tanpa sengaja tumpah dan memadamkan api yang sedang menyala. Diketahui bahwa cairan tersebut bila terkena panas akan mengeluarkan uap yang dapat menyerang api. Kini temuannya digunakan di berbagai perusahaan pertambangan di penjuru dunia sebagai solusi mengatasi kebakaran.

10. Tjokorda Raka Sukawati- Konstruksi Beton Penyangga Jalan Layang (1989)

Tjokorda Raka Sukawati berhasil menemukan teknik pembangunan jalan layang tanpa mengganggu arus lalu lintas karena bahu jalan kota besar yang sempit. Bahu tiang jalan layang yang kerap disebut Sosrobahu (seribu bahu) tersebut bisa memutar beton seberat 480 ton 90 derajat. Berdasarkan kalkulasi eksak, kontruksi Sosrobahu mampu bertahan hingga satu abad lamanya. Teknik Sosro bahu dipakai pada pembangunan jalan layang tol Cawang-Tanjung Priok (16,5 kilometer) awal November 1989.

Related posts

Leave a Reply