Ini Jawaban Mengapa Yulianto dan Prasetyo Ketakutan dengan SMS Hary Tanoe

NetizenIndonesia.com – SMS Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) kepada Kasubdit Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Yulianto yang dianggap sebagai sebuah ancaman, masih menjadi perbincangan hangat di berbagai media. Perkara ini menyisakan banyak kejanggalan-kejanggalan. Pasalnya, ketika tampil di layar televisi maupun di berita-berita di berbagai media, Jaksa Yulianto kerap menyatakan bahwa dirinya merasa terancam dan ketakutan dengan adanya SMS Hary Tanoe tersebut. Nah, hal yang mengganjal dan kemudian timbul pertanyaan adalah, mengapa Jaksa Yulianto menjadi ketakutan dan terancam dengan SMS itu? Pertanyaan inilah…

Read More

Sibuk Fitnah Orang, Netizen: Kalau Kejagung Urus Kasus mangkrak, Ribuan Triliun Bisa Kembali ke Negara

NetizenIndonesia.com – Kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) di bawah kepemimpinan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo makin melemah. Sudah tak terhitung berapa banyak kasus-kasus yang mangkrak di Kejagung. Pasalnya, kinerja Korps Adhyaksa itu diduga terlalu dicampuri oleh kuasa politik. Salah satu yang terburuk menjadi sorotan publik adalah, baru-baru ini, HM Prasetyo sibuk melancarkan fitnah terhadap Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo. Melemahnya kinerja Kejagung karena terlalu banyak kasus-kasus mangkrak, mendapat reaksi dari sejumlah netizen di media sosial, salah satunya di media sosial twitter. Salah seorang netizen dengan akun @JokowiLurus mengungkapkan kekecewaannya. Dia menyatakan,…

Read More

Buwas Sibuk Berantas Narkoba, Novel Baswedan Sibuk Berantas Korupsi, HM Prasetyo Sibuk Sebar Fitnah

NetizenIndonesia.com – Keberadaan penguasa rezim saat ini terlihat beragam. Ada penguasa yang terlena sehingga membuat mereka leluasa. Amanah yang mereka emban membuat mereka nyaman. Tak peduli apa yang yang terjadi, hal terpenting bagi mereka adalah, jabatan tetap aman terkendali. Namun adapula penguasa yang benar-benar menjalankan tugasnya. Ia tidak terombang-ambing oleh nafsu bejat yang membuat mereka serakah akan kekuasaan. Rakyat patut mengapresiasi mereka yang benar-benar menjalankan tugasnya atas amanah yang mereka emban. Namun, rakyat juga patut mengutuk mereka-mereka yang semena-mena dalam menggunakan kekuasaan. Siapakah yang patut diapresiasi? Dialah Kepala Badan Narkotika…

Read More

Ini Daftar Penyebar Berita Hoax yang Diringkus Polisi, Bagaimana dengan HM Prasetyo?

NetizenIndonesia.com – Momok dari penyebaran berita bohong atau hoax tak ubahnya seperti peredaran narkotik dan pornografi. Bila dibiarkan, berita hoax bisa membahayakan dan merugikan masyarakat. Hoax menjadi sangat berbahaya apabila disebarkan terus-menerus, karena akan membuat orang yang awalnya sangsi menjadi percaya. Para tersangka hoax sudah banyak bertebaran di berbagai daerah di Indonesia. Ini menunjukkan adanya keseriusan pemerintah untuk memberantas pelaku hoax. Sepanjang tahun 2017, berikut beberapa daftar pelaku penyebar berita hoax yang berhasil diringkus oleh pihak kepolisian. Angga Permana. Pria asal Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat tersebut melakukan penyebaran hoax terkait…

Read More

Kejaksaan Agung dan Tirani Politik

NetizenIndonesia.com – Kekuasaan sejatinya adalah amanah rakyat. Dari dan untuk menjadi pelayan dan pelindung rakyat. Maka, seorang yang telah diberi amanah tersebut, sepatutnya menjaga dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya. Namun, ada yang berbeda dengan penguasa saat ini. Mereka pongah dengan jabatan yang mereka emban. Rakyat dinomorduakan, sedang kelompoknya dibela mati-matian. Hukum menjadi tumpul ke atas, dan tajam ke bawah. Inilah akibatnya, bila penegak hukum sudah berada di bawah kendali partai politik. Mudah diintervensi demi kepentingan kelompoknya sendiri. Hukum tertulis mengontrol perilaku masyarakat, bukan berdasar keinginan penguasa kuat. Ini berarti bahwa hukum adalah…

Read More

Demokrasi Terancam Mati Suri; Pemerintah Ancam Menarik Diri jika “Presidential Threshold” Tak Diganti

NetizenIndonesia.com – Demokrasi di negeri ini terancam mati suri. Kebebasan rakyat dibelenggu sedemekian rupa. Rakyat dituntut patuh kepada pemerintah yang cenderung otoriter dan oligarki. Apa jadinya bangsa ini jika demokrasi yang selalu diagung-agungkan tapi pemimpinnya tak patuh terhadap konstitusi. Kekuasaan membuat mereka jadi rakus dan serakah. Apapun dilakukan demi mempertahankan kekuasaan. Tak penting aturan dihasilkan dari hasil konsili, yang terpenting bagi mereka kekuasaan tetap dimiliki. Kabar mengejutkan kembali terjadi. Baru-baru ini, pemerintah mengancam menarik diri dari pembahasan rancangan undang-undang pemilihan umum (RUU Pemilu) yang tengah berlangsung di DPR RI. Ancaman tersebut…

Read More

Gara-gara Jaksa Parlin, Hubungan Kejagung dan KPK Semakin Memanas?

NetizenIndonesia.com – Hubungan Kejaksaan Agung (Kejagung) dengan Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) nampaknya semakin memanas. Hal ini terjadi, bermula ketika Kasi III Intel Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, Parlin Purba terjaring Operasi Tangkap tangan (OTT) oleh KPK. Setelah terkena OTT, Parlin Purba lantas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait dengan pengumpulan data dan bahan keterangan Balai Wilayah Sungai tahun 2015-2016. Parlin diduga telah menerima uang Rp10 juta dari Amin Anwari dan Murni Suhardi. Ternyata, uang yang diterima Parlin bukan hanya Rp 10 juta, KPK bahkan menduga sudah ada pemberian uang sebelumnya…

Read More

Tak Percaya Kinerja KPK, Kejagung Turunkan Tim untuk Investigasi Kasus Suap yang Menjerat Parlin Purba di Kejati Bengkulu

NetizenIndonesia.com – Kasus yang membuat Kasi III Intel Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, Parlin Purba menjadi tersangka, sepertinya sulit dipercaya oleh pihak Kejaksaan. Entah, ingin membela atau hanya untuk memastikan, pihak Kejaksaan kerap kali bersuara dan bahkan seakan tidak terima anak buahnya ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, tindakan pihak kejaksaan sempat membuat heboh publik. Dua orang jaksa berfoto menggunakan tulisan #OTTRecehan. Sontak foto tersebut menjadi viral di media, baik media sosial maupun media-media online. Tak cukup sampai disitu, Kejaksaan Agung, melalui Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) menerjunkan timnya ke Bengkulu. Konon, tim…

Read More

Blundernya Foto #OTTRecehan, Ingin Pencitraan Malah Memperburuk Citra Kejaksaan

NetizenIndonesia.com – Aksi Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Parlin Purba, seorang jaksa di Kejati Bengkulu dianggap terlalu berfokus pada jumlah uang yang kecil, namun, besaran uang yang diperoleh dalam OTT tersebut tidak bisa dijadikan ukuran atas kinerja KPK. Jaksa yang menjabat sebagai Kasi III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus dugaan penyuapan terkait sejumlah proyek di Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu. Usai aksi OTT KPK tersebt, beredar foto dua orang jaksa memegang tulisan bertagar #OTTRecehan. Foto tersebut sontak…

Read More

Jaksa Agung Akan Cabut Banding Kasus Ahok, Netizen: Kembalikan Ahok ke Cipinang

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan pihaknya akan mencabut berkas banding terkait kasus penistaan agama yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Alasannya, Ahok sudah menerima keputusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang memvonisnya hukuman 2 tahun penjara. Rencana pencabutan banding tersebut, mendapat reaksi beragam dari netizen di media sosial. Salah satunya disampaikan oleh akun media sosial twitter @wartapolitik. Ia seolah menyindir pihak Kejaksaan Agung yang sebelumnya begitu getol akan mengajukan permohonan banding vonis Ahok, namun tiba-tiba mencabutnya. “Kemarin akun @KejakssanRI “berbusa2” kultwit ttg…

Read More