Dedi Mulyadi: Ogan Lopian untuk Warga Purwakarta, Netizen: Berkeadilan Sosial, Lanjut Jabar

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta meluncurkan program berbasis aplikasi digital bernama ‘Ogan Lopian’. Program ini di program aplikasi, diantaranya yang sudah bisa diakses warga Kabupaten Purwakarta adalah Sampurasun Dokter. Aplikasi tersebut memudahkan warga, jika pada umumnya warga harus mendaftar terlebih dulu di Puskemas atau Rumah Sakit, warga Purwakarta cukup memanfaatkan aplikasi tersebut, maka warga yang sakit tinggal datang untuk diperiksa tanpa harus antre panjang. Program aplikasi andalan Pemkab Purwakarta itu dapat diunduh via Play Store, sementara bagi warga yang tidak memiliki smartphone, layanan tersebut dapat dinikmati melalui SMS Center…

Read More

Suarakan Presidential Threshold, Jadi Uji Pemahaman Politik Netizen

JAKARTA – Penerapan ambang batas atau presidential threshold tidak hanya menjadi konsumsi bagi warga DPR. Nyatanya, perbincangan tersebut juga tengah ramai di jejaring media sosial. Pemilik akun Twitter @panca66, Cipta Panca Laksana, menuliskan status yang mengatakan, “Kenapa pak @jokowi takut dengan presidential threshold 0%? Kalau hebat kenapa takut? #TolakPresidentialThreshold20Persen.” Cuitan Panca disambut oleh Politisi Partai Demokrat, M Husni Thamrin yang turut memberikan dukungan. Melalui akun twitternya @monethamrin mengatakan, “Jangan membuat kekuasaan terpusat di tangan Presiden. Kita pernah alami itu di masa Demokrasi Terpimpin.” Bahkan pembicaraan mengenai presidential threshold tengah menjadi…

Read More

Ini Jawaban Mengapa Hary Tanoe Terus Digempur Penguasa

NetizenIndonesia.com – Dalam beberapa hari terakhir, gelombang serangan tak henti-hentinya menerpa Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.  Mulai dari pemberhentian tayangan Mars Perindo, Mobile 8 yang terjadi pada tahun 2007 diungkit kembali meski telah menang praperadilan dan terbukti tidak bersalah, hingga soal SMS ajakan pemberantasan (pembersihan) oknum-oknum penegak hukum yang transaksional, tidak professional, dan abuse of power yang dituduh mengancam. Pertanyaannya, mengapa mereka sedemikian membabibutanya menyerang Hary Tanoe? Pertama, ada dendam kesumat dari lawan-lawan politik Hary Tanoe. Sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Juliantono. Bahwa kriminalisasi terhadap Hary…

Read More

Membabibuta Serang Hary Tanoe, Surya Paloh “Ndeso”

NetizenIndonesia.com – Belakangan, kata “Ndeso” lagi ngetren di jagat mayantara. Kata ini menjadi popular lantaran keluar dari mulut anak orang nomor satu di Indonesia (Kaesang). Akibat melontarkan kata tersebut, si anak presiden kemudian dipolisikan karena dianggap sebagai ujaran kebencian. Perlu diketahui, tulisan ini tidak akan menyoal tentang ndeso-nya Kaesang yang lagi ngetren itu. Biarlah si anak presiden yang bertanggung jawab atas kecerobohan mulutnya sendiri. Namun, tulisan ini akan membahas mengenai Surya Paloh. Pimpinan partai Nasdem yang belakangan menjadi sorotan publik. Surya Paloh mendadak menjadi selebriti di tengah maraknya pemberitaan mengenai ditetapkannya…

Read More

Inikah Dalang di Balik Kriminalisasi Hary Tanoe?

NetizenIndonesia.com – Dalam beberapa hari terakhir, publik dihebohkan dengan kabar ditetapkannya Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) sebagai tersangka dalam kasus dugaan SMS bernada ancaman. Menanggapi hal itu, banyak pengamat mengatakan bahwa ditetapkannya Hary Tanoe sebagai tersangka merupakan tindakan kriminalisasi. Selain itu, kriminalisasi terhadap Hary Tanoe juga tak lepas dari bumbu politik (politisasi). Sudah menjadi obrolan umum di pangkalan ojek dan warung-warung kopi, bahwa kasus Hary Tanoe sangat kental dengan nuansa politis. Berbicara mengenai kriminalisasi, politisasi, persekusi, dan apapun itu namanya, maka pasti ada pelakunya. Publik hanya ramai membincang…

Read More

Hary Tanoe Dikriminalisasi karena Dianggap Berbahaya di Pilkada Serentak 2018?

NetizenIndonesia.com – Zaman kriminalisasi adalah zaman dimana lawan politik rezim saat ini dibabat habis satu persatu. Yang terbaru adalah Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoeosedibjo (Hary Tanoe). Pertanyaannya, kenapa HT dikriminalisasi? Banyak orang menilai bahwa hal tersebut merupakan ajang balas dendam pasca Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu. Betul, bahwa Hary Tanoe sangat berpengaruh dalam memenangkan pasangan Anies-Sandi pada Pilkada DKI kemarin. Kader-kader Partai Perindo beserta sayapnya diterjunkan. Mereka serentak terjun ke masyarakat, mengajak masyarakat bersatu memilih pasangan Anies-Sandi. Tak tanggung-tanggung, bukan hanya kader Perindo yang terjun, Hary Tanoe pun…

Read More

Hary Tanoe Dikriminalisasi, Tagar #BersatuDukungHT Jadi Trending Topic di Twitter

NetizenIndonesia.com – Dalam beberapa hari terakhir, publik diramaikan dengan kabar ditersangkakannya Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (Hary Tanoe) oleh Bareskrim Mabes Polri dalam dugaan kasus SMS bernada ancaman. Sontak media sosial geger, bahwa status tersangka yang dialamatkan kepada Hary Tanoe sarat muatan politik. Bahkan, tak sedikit pula masyarakat menganggap bahwa penetapan tersangka terhadap Hary Tanoe merupakan kriminalisasi dan politisasi. Menanggapi hal itu, para pengguna media sosial pun ramai-ramai mendukung Hary Tanoe. Dukungan tersebut disampaikan melalui media sosial twitter dengan hastag Bersatu Dukung HT atau #BersatuDukungHT. Berdasarkan pantauan NetizenIndonesia.com, tagar…

Read More

Terkait Kasus SMS HT, Netizen: Ramai-ramai Kirim Pesan Ke Jaksa Yulianto

JAKARTA – Status Syahrimuddin Samrah dalam akun Facebooknya yang mengirimkan pesan ‘ancaman’ kepada Jaksa Yulianto menuai banyak dukungan dari netizen atau warga internet. Dalam akun Facebooknya, Syahrimuddin menulis ulang pesan singkat yang pernah dikirimkan Ketua Umum Partai Peindo, Hary Tanoesoedibjo kemudian dikirimkan kepada Jaksa Yulianto. Dalam akunnya dia menuliskan “Saudara Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang…

Read More

Jaksa Agung HM Prasetyo dan “Anak Minta Jabatan”

NetizenIndonesia.com – Lagi-lagi HM Prasetyo membuat geger masyarakat dengan perilaku tidak terpujinya sebagai Jaksa Agung. Dia menyalah gunakan jabatan demi meraih kepentingan pribadinya (Nepotisme). Bagaimana tidak membuat geger? Setelah beberapa waktu lalu, anaknya yang juga merupakan seorang Jaksa, Bayu Adhinugroho Arianto tiba-tiba naik jabatan secara drastis menjadi Koordinator Intel di Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta tanpa mengikuti prosedur yang ada, HM Prasetyo kembali membuat ulah dengan menaikkan jabatan anaknya sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Gianyar, Bali. Sekilas tentang lompatan kilat jabatan putra HM Prasetyo ketika dipromosikan menjadi Koordinator Intel di Kejaksaan…

Read More

Andi Arief: Hary Tanoe Karena Bercita-cita Memimpin Indonesia, Dikriminalkan

JAKARTA –Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo dinilai telah kriminalisasi oleh sejumlah pihak. Karena ingin memimpin Indonesia dia diperkarakan “Hary Tanoe karena bercita-cita memimpin Indonesia, dikriminalkan. Parlemen diancam pemerintah untuk muluskan rencana calon tunggal Presiden,” kata Andi Arief, politisi Partai Demokrat melalui akun twitternya Andi Arief (@andiariefaa) Advokat muda sekaligus Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon (@jansen_jsp) turut menyuarakan kekecewaannya terhadap hukum di Indonesia. “Kacau ini! Saya bukan pendukung @Hary_Tanoe. Tapi dengan dia ditersangkakan di kasus yang sangat sumir sejenis ini, nalar keadilan saya marah!” Netizen pun angkat suara. Seperti…

Read More