Ahok Jegal Langkah Anies-Sandi untuk Segera Wujudkan Janji Kampanye

Jakarta – Meski belum secara resmi dinyatakan sebagai pemenang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno ingin segera mewujudkan janji mereka dalam kampanye lalu kepada warga DKI. Keduanya bahkan telah membentuk tim transisi untuk memberikan masukan sebagai bentuk percepatan program pembangunan ibukota. Beberapa program unggulan Anies–Sandi saat kampanye, antara lain rumah dengan Down Payment (DP) nol rupiah, KJP Plus, KJS Plus dan OK-OCE (One Kecamatan, One Center for Entrepreneurship). Namun sayangnya, usulan program tim transisi ini ditolak oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki…

Read More

Kecurangan Pilkada DKI Jakarta 2017, Kok Tidak Ditindak Hukum?

Perhelatan penentuan kursi panas Jakarta 1 usai sudah, namun tindak kecurangan yang mewarnai kemeriahan Pilkada DKI Jakarta terlebih di pekan tenang pencoblosan harus tetap ditindak tegas. Seperti diketahui, tidak sedikit laporan atas kecurangan tim pemenangan sang petahana, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Syaiful Hidayat (Ahok – Djarot) Seperti salah satunya yang diberitakan disebutkan adanya rumah warga yang dimanfaatkan sebagai posko relawan Ahok – Djarot disinyalir membagikan sembako di sekitar Jalan Petamburan VII, Tanah Abang, Jakarta Pusat, namun dihadang aksi protes warga karena dinilai pembagian sembako pada masa tenang kampanye merupakan…

Read More

Anies Siap Menanggung Resiko Menjadi Jembatan Cinta

Kunjungan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke markas FPI di Petamburan Minggu silam(1/1) menimbulkan beragam reaksi. Ada yang menentangnya, tetapi banyak juga yang mendukung. Meskipun demikian Anies mengatakan dalam sebuah kesempatan bahwa dirinya telah siap menerima apapun itu konskuensinya saat mencoba merangkul seluruh elemen masyarakat. Konsekuensi itu bisa berupa cacian, ekspresi kekecewaan, bully media sosial, dan bahkan ada yang menuduhnya merobek tenun kebangsaan. “Menjadi sebuah jembatan pastinya harus siap diinjak, tetapi yang jelas hasil akhirnya jelas yakni mencapai tujuan bersama,” terang mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu. Analogi jembatan…

Read More

Anies Tegaskan Akan Kembalikan Suasana Keberagamaan di Jakarta

Indonesia dikenal dengan suasana keberagamaan yang begitu kental. Beberapa momen hari besar umat beragama tumbuh berkembang dan dirayakan dengan semarak, bahkan menjadi salah satu pondasi pariwisata untuk mancanegara. Sebagian yang lain bernilai edukasi dan penjaga keutuhan stabilitas masyarakat. Akan tetapi, suasana keberagamaan itu dinilai berkurang di ibukota. Permasalahan tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi warga yang berada di Jalan Pisangan Lama III, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Mereka mengeluhkan suasana keberagamaan yang dirasa hilang di Jakarta ketika Calon Gubernur Anies Baswedan mengunjungi mereka, Jumat (23/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, salah seorang…

Read More

Merawat Tenun Kebangsaan

Istilah tenun kebangsaan muncul dari sejarah dan filosofi bangsa ini, bahwa kebhinnekaan adalah fakta, bukan masalah. Bhinneka tunggal ika, berbeda-beda namun satu juga. Membicarakan kebhinnekaan tanpa membincangkan persatuan akan tampak kosong. Kebhinnekaan itu perlu dirajut agar terus bersatu. Persatuan inilah yang senantiasa kita upayakan, senantiasa kita ikhtiarkan. Jika para pendiri bangsa ini yang merajut tenun kebangsaan, maka tugas kita sekarang adalah merawat tenun kebangsaan tersebut. Ikhtiar itu berupa mempersatukan kebhinnekaan. Dalam kerangka inilah Anies Baswedan bertemu dengan semua pihak. Sebagai pemimpin, Anies berikhtiar merawat tenun kebangsaan yang ada. Dia membuka…

Read More

DKM Masjid Al Atiq: Djarot Diusir Paksa Karena Cawagub Terdakwa Penista Agama

Kehadiran yang terkesan sembunyi-sembunyi yang dilakukan calon gubernur Djarot Syaiful Hidayat mendapat perlawanan dari warga Kampung Melayu, Tebet, Jakarta Selatan. Usai sholat Jumat di Masjid Al Atiq, waga kampung melayu kompak menolak kedatangan Djarot karena dianggap hanya ingin memprovokasi kemarahan di wilayah yang dikenal sebagai basis ulama tersebut. “Terlihat jelas dia ingin memancing atau memprovokasi kita dengan datang secara diam-diam,” ujar Romdhoni, salah seorang ketua RT di sana. Menurut pengurus DKM Masjid Al Atiq Djarot hadir tanpa koordinasi dengan terlebih dahulu dengan pihaknya. Juga dengan pengurus RT dan RW setempat….

Read More

Tercatat Ada 78 Kabar Fitnah Serang Anies-Sandi

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Memasuki putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan dilaksanakan pada 19 April mendatang memunculkan berbagai polemic. Berbagai macam manuver cantic mulai dikeluarkan untuk menduduki kursi satu di DKI Jakarta. Termasuk kampanye-kampanye hitam yang ditujukan kepada kedua pasangan calon. Misalnya saja kampanye hitam atau black campaign yang menyerang pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno. Serangan tersebut dilakukan oleh pihak-pihak yang dinilai tidak bertanggung jawab meski sudah memasuki masa tenang kampanye. Yang luar biasa hebat adalah…

Read More

Terungkap KJP Dihapus Ternyata benar, Diganti KJP Plus yang Lebih Keren

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Pemilihan Gubernur DKI Jakarta semakin dekat. Pemilihan tersebut jatuh 19 April mendatang. Suasana pun yang dikalangan masyarakat semakin karut marut. Salah satunya mengenai kebijakan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang diselenggarakan Pemprov DKI bertujuan membantu pelajar dari keluarga “elit” alias ekonomi sulit akan dihapuskan. Banyak anggapan hal tersebut muncul untuk menuai pro dan kontra. Hoax pun muncul di permukaan publik, terutama di wadah media sosial yang begitu dekat dengan masyarakat. Jelas, hal itupun menuai kontroversi diberbagai kalangan masyarakat, karena secara tidak langsung mereka yang sudah memiliki KJP…

Read More

Kamu iya kamu, Mau KJP Aja Apa KJP Plus? #SeriusNanya

NetizenIndonesia.com, Jakarta – Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan menerapkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Program ini untuk memperbaiki program yang sebelumnya sudah berjalan. Berbeda dengan KJP yang ditawarkan oleh Ahok, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Anies baswedan dan Sandiaga Uno bertujuan untuk memperbaharui dan memperluas manfaat KJP dalam bentuk KJP Plus untuk semua anak usia sekolah (6-21 tahun). Juga dapat digunakan untuk Kelompok Belajar Paket A, B dan C, pendidikan madrasah, pondok pesantren dan kursus keterampilan serta dilengkapi dengan bantuan…

Read More