Marak Penyebaran Foto Hoax Krisis Rohingya, Netizen Mudah Terbawa Arus

Netizenindonesia.com – Penyebaran berita bohong atau hoax dijagad media sosial kian merajalela. Salah satu penyebabnya, lantaran banyak masyarakat Indonesia yang mengakses media sosial dan menyebarkannya kembali tanpa memastikan kebenarannya.   Bahkan, berbagai foto kekejaman di Rakhine terhadap warga Rohingnya terus menyulut emosi netizen. Padahal, Presiden Joko Widodo secara tegas menyatakan perang terhadap hoax.   Tentunya, penyebaran berita hoax tersebut tidak menyelesaikan masalah. Namun menimbulkan masalah baru dengan membuat provokasi, fitnah, dan adu domba ditengah masyarakat.   Oleh karena itu, Humas Polda Jawa Tengah (hms_poldajateng) melalui akun resmi instagramnya merilis sejumlah…

Read More

Mengenal Sosok Jasriadi, Sang Komandan Sindikat “Saracen” Penghina Presiden Jokowi

NetinzenIndonesia.com – Pelaku yang menghina Presiden Joko widodo ditangkap Satgas Patroli Siber Bareskrim sebagai jaringan penebar ujaran kebencian dan SARA yang bernama Saracen. Pelaku yang diringkus tersebut berjumlah tiga orang. Ketiganya, yakni Jasriadi (32), Sri Rahayu Ningsih dan MFT (43). Setelah ditelusuri, ternyata aktivitas mereka berpusat di Kota Pekanbaru yang dikomandani oleh Jasriadi. Diketahui, Jasriadi tinggal di sebuah kontrakan yang beralamat di Jl. Kassah, Gang Salempayo, RT/RW 04/02, Kelurahan Tangkerang Tengah, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Jasriadi ditangkap pada awal Agustus lalu di rumah kontrakannya di Pekanbaru. Selain dia, Sri…

Read More

Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI oleh Jokowi, Hoax?

Jakarta – Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Hongkong yang mengklaim bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tertinggi ketiga di dunia, setelah China dan India, menuai kritik. Kritikan tersebut datang dari jurnalis sekaligus pengamat ekonomi asing, Jake van der Kamp. Berdasarkan data penelitiannya, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak sebaik seperti yang digembar gemborkan oleh Jokowi. Surat kabar Hongkong, South China Morning Post pada 1 Mei lalu membuat opini terkait pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Dengan judul “Sorry President Widodo, GDP rankings are economists’ equivalent of fake news”. Dalam surat kabar tersebut Van der Kamp…

Read More

Ade Armando, Dosen UI Pendukung Ahok yang Picu Kemarahan Netizen

“Mulutmu Harimaumu” mungkin pepatah ini tepat ditujukan kepada Ade Armando, dosen komunikasi FISIP Universitas Indonesia yang pernah berurusan dengan polisi atas kasus pelanggaran UU ITE. Pria kelahiran 24 September 1961 ini berulang kali membuat postingan bernada kebencian, provokatif dan hoax. Tak terkecuali saat Pilkada DKI Jakarta lalu, Ade Armando yang merupakan pendukung Ahok-Djarot mem-posting tulisan-tulisan di akun Facebook-nya yang berujung hujatan netizen. Bahkan hingga kini, tokoh-tokoh yang menjadi lawan politik Ahok-Djarot masih menjadi sasaran kemarahan Ade Armando. 1. Anies Baswedan “Orang pintar milih Ahok. Orang bodoh milih Anies. Jadi kalau…

Read More