Viral Video Novel Baswedan, Netizen Ramai-ramai Beri Dukungan

NetizenIndonesia.com – Pelaku penyiraman air keras kepada Penyidik KPK Novel Baswedan belum menemukan titik terang. Aksi terror tersebut diduga terkait kasus besar yang tengah dia tangani saat ini. Meskipun begitu, Novel mengaku tidak akan pernah gentar untuk memberantas korupsi. Hal tersebut dia sampaikan dalam video pendek yang tengah viral dan menyebar luas di media sosial. Berikut pernyataan lengkap Novel dalam video tersebut:   Assalaamu ‘alaikum Wa Rahmatullahi Wa Baro katuhu Pada kesempatan ini saya mau sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua rekan-rekan yang telah mendoakan, yang telah memberikan perhatian…

Read More

Diduga Suap WTP, Tagar #CopotMenteriDesa Trending Nasional

JAKARTA – Tagar #CopotMenteriDesa menggema di jejaring sosial twitter pasca meluasnya kabar dipanggilnya Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, untuk menjalani pemeriksaan oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), hari ini, Jumat (14/07/2017). Pemeriksaan yang dijalani Menteri Desa PDTT adalah terkait‎ kasus suap terhadap pejabat BPK RI terkait dengan Pemberian Opini WTP di Kemendes PDTT TA 2016. Dalam pemeriksaan tersebut Eko menjelaskan tentang “relation” dengan auditor BPK selama ini. Hal tersebut berdasar hasil analisis KPK bagaimana hubungan Menteri Eko dengan auditor utama Badan Pemerika Keuangan (BPK) Rochmadi…

Read More

Menunggu KPK Panggil Penerbit SKL BLBI

Jakarta – Kasus mega korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang sempat terabaikan kembali diusut. Baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan meminta keterangan pemegang saham Bank Dagang Negera Indonesia (BDNI), Sjamsul Nursalim, terkait penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) BLBI. Pengungkapan secara tuntas kasus ini, selain penting karena besarnya uang yang harus dikembalikan ke negara, juga bisa menjadi pembelajaran bagi bangsa ini terkait tindak pidana korupsi. Seperti diketahui, selama ini gagalnya pemberantasan tindak pidana korupsi bisa jadi karena uangnya tidak pernah kembali utuh, meskipun orangnya dihukum, sehingga tidak memberikan efek…

Read More

Hak Angket KPK Bukti Ketidakmatangan Politik

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali mengeluarkan suatu keputusan yang kontroversial dwngan menggunakan hak angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tidak sedikit pihak yang menilai keputusan yang diambil tersebut terkesan dipaksakan. Usulan hak angket bermula ketika KPK menolak membuka rekaman pemeriksaan terhadap Miryam Haryani, politikus Partai Hanura, terkait kasus korupsi KTP elektronik (e-KTP). Kasus mega korupsi e-KTP yang saat ini sedang ditangani oleh KPK diduga melibatkan banyak anggota DPR. Hak angket diatur dalam pasal 79 ayat (3) Undang-undang Nomor17 tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan…

Read More

Tersangka Utama Skandal BLBI adalah Megawati ?

Penyelidikan kasus BLBI terus bergulir. Baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN), Syafruddin A. Tumenggung, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). KPK mengungkapkan bukti permulaan yang cukup atau dua alat bukti dalam pemberian surat pemenuhan kewajiban pemegang saham, dalam hal ini Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada Sjamsul Nursalim selaku pemegang saham pengendali Bank Dagang Negara Indonesia pada 2004. Syafruddin dinyatakan menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana jabatannya yang dapat merugikan keuangan negara, ditetapkan melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal…

Read More