Ahok Sepelekan Tim Sinkronisasi Anies-Sandi

JAKARTA – Setelah tim transisi ditolak Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno (Anies-Sandi), mengusung tim sinkronisasi untuk bisa menyesuaikan program-programnya di APBD-P 2017. Menanggapi langkah Anies-Sandi, Gubernur DKI petahana menyatakan tim tersebut tidak dapat langsung melakukan pergantian orang. “Ya mana ada istilah kayak begitu. Orang baru masuk juga enggak bisa ganti PNS kok, mesti 6 bulan,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (08/05). Ahok menyebut, Anies tidak seperti menteri atau…

Read More

Ahok Jegal Langkah Anies-Sandi untuk Segera Wujudkan Janji Kampanye

Jakarta – Meski belum secara resmi dinyatakan sebagai pemenang dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, pasangan Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno ingin segera mewujudkan janji mereka dalam kampanye lalu kepada warga DKI. Keduanya bahkan telah membentuk tim transisi untuk memberikan masukan sebagai bentuk percepatan program pembangunan ibukota. Beberapa program unggulan Anies–Sandi saat kampanye, antara lain rumah dengan Down Payment (DP) nol rupiah, KJP Plus, KJS Plus dan OK-OCE (One Kecamatan, One Center for Entrepreneurship). Namun sayangnya, usulan program tim transisi ini ditolak oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki…

Read More

Jadi Wagub, Sandi Bakal Bangun Taman Jomblo

Calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta nomor urut tiga, Sandiaga Uno mengatakan, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan merangkul seluruh kalangan di ibukota, termasuk anak-anak muda. Jika diberikan amanah memimpin ibukota, kata Sandiaga, dirinya akan membangun taman-taman di berbagai pelosok ibukota. Salah satu taman yang akan dibangun adalah Taman Jomblo. Dikatakan Sandi, sapaannya, untuk membahagiakan masyarakat, khususnya kalangan muda akan dibangun Program Jomblo, dimana akan dibangun taman-taman jomblo. “Program jomblo sangat penting, itu ada risetnya, begitu meningkat ekonomi di kota  metropolis, rata-rata masyarakatnya tidak mau terikat, maunya sendiri, bebas,” kata Sandi,…

Read More

Anies Siap Menanggung Resiko Menjadi Jembatan Cinta

Kunjungan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke markas FPI di Petamburan Minggu silam(1/1) menimbulkan beragam reaksi. Ada yang menentangnya, tetapi banyak juga yang mendukung. Meskipun demikian Anies mengatakan dalam sebuah kesempatan bahwa dirinya telah siap menerima apapun itu konskuensinya saat mencoba merangkul seluruh elemen masyarakat. Konsekuensi itu bisa berupa cacian, ekspresi kekecewaan, bully media sosial, dan bahkan ada yang menuduhnya merobek tenun kebangsaan. “Menjadi sebuah jembatan pastinya harus siap diinjak, tetapi yang jelas hasil akhirnya jelas yakni mencapai tujuan bersama,” terang mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu. Analogi jembatan…

Read More

Anies Tegaskan Akan Kembalikan Suasana Keberagamaan di Jakarta

Indonesia dikenal dengan suasana keberagamaan yang begitu kental. Beberapa momen hari besar umat beragama tumbuh berkembang dan dirayakan dengan semarak, bahkan menjadi salah satu pondasi pariwisata untuk mancanegara. Sebagian yang lain bernilai edukasi dan penjaga keutuhan stabilitas masyarakat. Akan tetapi, suasana keberagamaan itu dinilai berkurang di ibukota. Permasalahan tersebut menjadi kekhawatiran tersendiri bagi warga yang berada di Jalan Pisangan Lama III, Pisangan Timur, Pulo Gadung, Jakarta Timur. Mereka mengeluhkan suasana keberagamaan yang dirasa hilang di Jakarta ketika Calon Gubernur Anies Baswedan mengunjungi mereka, Jumat (23/12/2016). Dalam kesempatan tersebut, salah seorang…

Read More

Merawat Tenun Kebangsaan

Istilah tenun kebangsaan muncul dari sejarah dan filosofi bangsa ini, bahwa kebhinnekaan adalah fakta, bukan masalah. Bhinneka tunggal ika, berbeda-beda namun satu juga. Membicarakan kebhinnekaan tanpa membincangkan persatuan akan tampak kosong. Kebhinnekaan itu perlu dirajut agar terus bersatu. Persatuan inilah yang senantiasa kita upayakan, senantiasa kita ikhtiarkan. Jika para pendiri bangsa ini yang merajut tenun kebangsaan, maka tugas kita sekarang adalah merawat tenun kebangsaan tersebut. Ikhtiar itu berupa mempersatukan kebhinnekaan. Dalam kerangka inilah Anies Baswedan bertemu dengan semua pihak. Sebagai pemimpin, Anies berikhtiar merawat tenun kebangsaan yang ada. Dia membuka…

Read More

Serangan fajar, Lebih Agresif “Kotak-kotak” Guyur Sembako ke DKI

Bagikan sembako murah seolah menjadi modus untuk dapat menarik rasa simpati ke warga DKI. Nyatanya hal itu dilakukan tim sukses pasangan calon petahannan. Di Jalan Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan beberapa orang mengenakan atribut kotak kotak, diketahui jika kegiatan mereka yaitu dengan membagi bagikan 300 paket sembako murah untuk masyarakat miskin tersebut, dihadiri anggota DPR fraksi PDIP, Imam Suroso. “Tidak kami bagikan cuma-cuma, satu paket dihargai Rp 5.000,” kata penanggung jawab acara tersebut, Rudi Prakasa. Tak hanya membagikan sembako murah kepada warga kurang mampu yang telah diberikan kupon terlebih…

Read More

DKM Masjid Al Atiq: Djarot Diusir Paksa Karena Cawagub Terdakwa Penista Agama

Kehadiran yang terkesan sembunyi-sembunyi yang dilakukan calon gubernur Djarot Syaiful Hidayat mendapat perlawanan dari warga Kampung Melayu, Tebet, Jakarta Selatan. Usai sholat Jumat di Masjid Al Atiq, waga kampung melayu kompak menolak kedatangan Djarot karena dianggap hanya ingin memprovokasi kemarahan di wilayah yang dikenal sebagai basis ulama tersebut. “Terlihat jelas dia ingin memancing atau memprovokasi kita dengan datang secara diam-diam,” ujar Romdhoni, salah seorang ketua RT di sana. Menurut pengurus DKM Masjid Al Atiq Djarot hadir tanpa koordinasi dengan terlebih dahulu dengan pihaknya. Juga dengan pengurus RT dan RW setempat….

Read More