Presidential Threshold, Masih Relevankah?

Jakarta – Penentuan ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold) dan ambang batas pencapresan (Presidential Threshold) di dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Pemilu, masih menjadi polemik. Terdapat dua isu mengenai ambang batas dalam RUU tersebut, pertama adalah ambang batas partai politik yang boleh menjadi anggota DPR RI. Kedua, ambang batas partai politik boleh mengusulkan calon presiden dan wakil presiden. Berdasarkan rinciannya, Parliamentary Threshold yang diusulkan pemerintah sebesar 3,5 persen, sedangkan Presidential Threshold 20-25 persen. Sejumlah fraksi di DPR ingin meningkatkan Parliamentary Threshold menjadi 5-10 persen. Alasannya, untuk konsolidasi demokrasi dengan…

Read More