Nama Kefas berasal dari bahasa Aramaik, yang berarti "batu karang" atau "batu". Nama ini sangat signifikan dalam tradisi Kristen karena diberikan langsung oleh Yesus kepada Simon, yang kemudian dikenal sebagai Rasul Petrus. Dalam Injil Yohanes (1:42), Yesus berkata kepada Simon, "Engkau Simon, anak Yohanes, engkau akan dinamakan Kefas" (yang berarti Petrus). Nama ini melambangkan kekokohan iman, kekuatan, dan peran sebagai fondasi gereja.
Anak laki-laki yang diberi nama Kefas sering dikaitkan dengan kepribadian yang kuat, teguh, dan memiliki kualitas kepemimpinan alami. Mereka cenderung menjadi individu yang dapat diandalkan, berani, dan memiliki integritas. Dalam numerologi, nama Kefas beresonansi dengan angka 8, yang menunjukkan potensi besar untuk mencapai kesuksesan, baik dalam kepemimpinan maupun dalam membangun sesuatu yang substansial dan langgeng. Mereka adalah individu yang memiliki visi dan kemampuan untuk mewujudkannya.