Nikmatnya Kuliner Semarang, “Tahu Gimbal” Apakah Tahu Berambut Gimbal?

waktu baca 3 menit
Senin, 6 Jun 2022 13:36 0 31 Netizen Indonesia

Halo para travelers, setelah kita melancong ke berbagai tempat wisata di Semarang, tak lengkap rasanya kalo kita gak nyobain berbagai penganan khas Semarang nih.

Nah, di Semarang sendiri memiliki beragam jenis kuliner yang murah meriah dan ramah di kantong buat para travelers nih. Mulai dari penganan yang berat-berat hingga camilan yang bisa mengganjal perut kita sembari berkeliling kota atlas.

Apa aja sih makanan khas Semarang yang murah dan enak? Yuk, kita mulai dari makanan ringan dahulu ya!

Wedang Tahu

Dari namanya saja terdengar cukup aneh bukan? Wedang yang berarti minuman, sedangkan tahu merupakan makanan. Apakah ini semacam tahu yang dijus atau tahu yang dibuat es?

Nah, Wedang tahu merupakan jenis minuman yang terbuat dari sari tahu dan disiram dengan kuah yang terbuat dari jahe. Minuman ini cocok dinikmati saat cuaca dingin karena bisa menghangatkan badan.

Manfaat dari minuman ini sangat beragam lho. Mulai dari meredakan pegal-pegal setelah traveling, menghangatkan badan, meredakan tenggorokan, dan lain sebagainya.

Wingko Babat

Bentuknya sih seperti bakpia, tapi kok terbuat dari kelapa? Ya, namanya adalah wingko babat. Buat kalian yang berkunjung ke Semarang sangat direkomendasikan untuk membeli oleh-oleh khas Semarang satu ini.

Wingko babat merupakan penganan sejenis kue yang terbuat dari kelapa muda, tepung beras ketan dan gula. Rasanya yang legit dan pulen cukup buat mengganjal perut lapar kita sembari jalan-jalan di Kota Semarang.

Lumpia

Makanan yang satu ini sudah cukup terkenal lho diberbagai kalangan. Jika kalian wisata ke Kota Semarang, hampir di sudut-sudut jalan kalian menemui penjual Lumpia ini lho.

Apa sih Lumpia itu? Lumpia merupakan penganan semacam rollade yang berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang. Makanan yang satu ini cocok sekali dimakan bersandingan dengan the hangat sembari menikmati sore hari kota Semarang.

Bandeng Presto

Siapa yang tidak kenal dengan ikan yang satu ini? Di Kota Semarang sendiri juga terkenal akan penganan olahan yang terbuat dari ikan. Salah satunya yaitu ikan Bandeng Presto Semarang.

Seperti namanya, penganan ini terbuat dari ikan Bandeng yang dimasak dengan panci presto, sehingga membuat duri pada ikan Bandeng ini menjadi lunak dan dapat dimakan lho.

Bandeng Presto cocok sekali dimakan dengan nasi putih panas dan sambal. Oh iya, sebelum dimakan, sebaiknya digoreng terlebih dahulu ya!

Kepala Manyung

Kepala manyung? Apa itu? Apakah kepala ayam? Bukan, kepala manyung merupakan makanan khas Semarang yang juga terbuat dari olahan ikan.

Ikan manyung merupakan ikan laut yang dagingnya biasa digunakan untuk ikan asin jambal roti. Sebelum dimasak dan dibumbui dengan bumbu “khas ikan manyung”, kepala ikan ini dimasak dengan cara diasap.

Barulah, kepala ikan ini disiram dengan bumbu kuah yang terbuat dari berbagai macam rempah dan taburan cabai yang menggugah selera.

Rasanya yang gurih, asin, dan sedap ini benar-benar menggugah selera makan kita lho. Biasanya, kepala ikan manyung dimakan dengan nasi putih panas, dan dimakan dengan tangan tanpa sendok untuk menambah kenikmatannya.

Tahu Gimbal

Nah, yang terakhir ada tahu gimbal, apakah ini semacam tahu yang ikut ke dalam aliran reaggae? Bukan, tahu gimbal merupakan makanan khas Semarang yang bakal sering kita jumpai di setiap pinggir jalan kota Semarang.

Makanan ini terbuat dari irisan tahu goreng, rajangan kol mentah, lontong, taoge, telur, dan gimbal (udan yang digoreng dengan tepung, sehingga berbentuk seperti bakwan) dan dicampur dengan bumbu kacang yang lebih encer dan khas karena menggunakan petis udang.

Rasanya yang gurih, manis, pedas, benar-benar dapat mengisi perut kita yang kosong setelah kita berkeliling di Kota Semarang.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *