Tak Ingin Sakit Gigi? Simak 9 Cara Mencegah Sakit Gigi

waktu baca 3 menit
Senin, 14 Nov 2022 14:24 0 17 Titis Prasastiwi

Gigi yang sakit bisa menyebabkan kesulitan ketika mengunyah dan menggigit makanan. Ketika mengalami sakit gigi maka dapat diredakan minum obat pereda nyeri sakit gigi.

Agar gigi tetap sehat bahkan terhindar dari sakit gigi, harus menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tindakan pencegahan sakit gigi dinilai lebih baik sebelum mengobati.

Berikut ini terdapat beberapa cara yang harus dilakukan untuk mencegah sakit gigi.

1. Sikat gigi secara rutin

Menyikat gigi merupakan cara dalam memelihara kesehatan gigi. Menyikat gigi bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa makanan dan plak dan bakteri yang ada di dalam gigi.

Plak yang tidak dibersihkan akan menghasilkan asam yang dapat merusak enamel. Hal tersebut dapat berakibat menjadi gigi berlubang.

Lama kelamaan plak itu akan mengeras dan berubah menjadi karang gigi. Sikat gigi dilakukan minimal dua kali sehari yaitu sesudah sarapan dan sebelum tidur malam.

2. Pilih pasta gigi yang mengandung fluoride

Ketika menyikat gigi, memilih pasta gigi harus yang mengandung fluoride. Flouride diketahui memiliki konsentrasi mineral yang lebih tinggi

Pada fluoride terdapat senyawa antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu fluoride dapat mencegah mikroba lainnya untuk menempel pada gigi.

3. Gunakan sikat gigi yang tepat

Selain memilih pasti gigi yang mengandung fluoride, memilih sikat gigi yang tepat juga dapat mencegah sakit gigi.

Pemilihan sikat gigi yang tepat karena setiap orang memiliki ukuran rahang yang berbeda-beda. Jadi, harus disesuaikan sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Oleh karena itu harus memilih ukuran sikat yang dapat menjangkau gigi-gigi agar tetap bersih. Serta pilih sikat gigi yang memiliki pegangan nyaman.

Dalam menggunakan sikat gigi, harus diperhatikan terlebih dahulu kebersihannya. Mengganti sikat gigi dianjurkan setiap 3 tiga bulan sekali.

4. Kurangi konsumsi makanan manis

Banyak orang yang menyukai makanan manis. Namun mengonsumsi makanan manis tidak baik bagi kesehatan gigi.

Oleh karena itu apabila sehabis makan makanan manis maka dianjurkan untuk menyikat gigi dengan bersih. Sehingga sisa makanan manis tersebut tidak meninggalkan plak pada gigi.

5. Konsumsi makanan berserat

Makanan serat diketahui juga baik untuk kesehatan gigi dan mulut. Adapun makanan serat tersebut seperti makan buah-buahan.

Makan buah berserat sebagai pencuci mulut. Buah-buahan yang biasanya dikonsumsi berupa apel, papaya dan melon.

6. Pilih obat kumur yang tepat

Salah satu untuk mencegah sakit gigi yaitu dengan cara rajin berkumur. Obat kumur juga bertujuan untuk mengusir bau mulut. Apabila memiliki gigi yang sensitif maka obat kumur dengan kandungan alcohol harus dihindari.

Obat kumur mengandung fluoride yang dapat mengurangi plak dan mengontrol pertumbuhan bakteri pada gigi. Obat kumur yang baik harus memiliki kandungan fluoride dan kandungan hidrogen perioksida untuk membunuh bakteri.

7. Rutin periksa gigi ke dokter

Pemeriksaan gigi ke dokter dilakukan secara rutin yaitu setiap minimal enam bulan sekali. Hal itu bertujuan agar dapat mengetahui berbagai masalah gigi yang dialami.

Masalah awal dari sakit gigi adalah adanya karang gigi. Karang gigi tidak memiliki rasa sakit sehingga tidak disadari banyak orang.

Apabila tidak melakukan pemeriksaan gigi maka tidak diketahui jika terjadi sakit gigi. Sakit pada gigi yang berlubang lama kelamaan menyebabkan infeksi yang menyebar ke akar gigi.

8. Kumur dengan larutan garam

Selain berkumur dengan obat kumur, dapat juga menggunakan cara alami yaitu berkumur dengan air larutan garam.

Larutan ini terdiri dari air hangat dan dicampur garam. Larutan garam ini diketahui dapat membersihkan mulut dari adanya kotoran yang tersisa.

9. Gunakan benang gigi

Ada cara lain dalam mencegah sakit gigi yaitu dengan cara menggunakan benang gigi. Manfaat menggunakan benang gigi adalah untuk meningkatkan kebersihan mulut.

Menggunakan cara benang gigi ini bertujuan untuk membersihkan plak yang masih menumpuk karena sulitnya dijangkau dalam mulut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *