Nama Dhuha berasal dari bahasa Arab yang merujuk pada "waktu pagi" atau "terang benderang di pagi hari", khususnya periode setelah matahari terbit hingga menjelang tengah hari. Waktu Dhuha memiliki makna spiritual yang mendalam dalam Islam, karena merupakan waktu untuk menunaikan salat sunah Dhuha, yang diyakini membawa keberkahan dan kelapangan rezeki. Memberikan nama Dhuha kepada seorang anak perempuan adalah harapan agar ia tumbuh menjadi pribadi yang membawa cahaya, keberkahan, dan selalu memulai hari dengan semangat positif.

Anak perempuan bernama Dhuha seringkali dikaitkan dengan kepribadian yang ceria, optimis, dan penuh energi positif. Mereka memiliki kemampuan untuk mencerahkan suasana di sekitarnya dan membawa harapan, layaknya sinar matahari pagi yang menghangatkan. Dengan jiwa yang murah hati dan penuh kasih sayang, mereka cenderung menjadi individu yang inspiratif, selalu siap membantu dan menyebarkan kebaikan. Kehadiran mereka seringkali dirasakan sebagai berkah dan sumber kebahagiaan bagi orang-orang terdekat.