Kritik Pedas Golkar untuk Gubernur Kalteng: 'Bercerai Kawin Lagi' dalam Penanganan Karhutla?

Golkar kritik tajam Gubernur Kalteng terkait penanganan karhutla, menyebutnya seperti 'bercerai kawin lagi'. Temukan detailnya di artikel ini.

Netizen
Netizen Chief Editor
Oct 14, 2026 • 11:05 AM  0  0
N
Netizen Indonesia
BREAKING
Netizen
2 hours ago
Kritik Pedas Golkar untuk Gubernur Kalteng: 'Bercerai Kawin Lagi' dalam Penanganan Karhutla?
Golkar kritik tajam Gubernur Kalteng terkait penanganan karhutla, menyebutnya seperti 'bercerai kawin lagi'. Temukan detailnya di artikel ini.
Full Story: https://netizenindonesia.com/s/a3b6a0
https://netizenindonesia.com/s/a3b6a0
Copied
Kritik Pedas Golkar untuk Gubernur Kalteng: 'Bercerai Kawin Lagi' dalam Penanganan Karhutla?
AI generated image via Pexels - Topic: Kritik Pedas Golkar untuk Gubernur Kalteng: 'Bercerai Kawin Lagi' dalam Penanganan Karhutla?

Key Highlights

  • Partai Golkar melontarkan kritik keras terhadap Gubernur Kalimantan Tengah terkait penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
  • Istilah 'bercerai kawin lagi' digunakan untuk menyindir pendekatan yang dianggap tidak serius dan berulang-ulang tanpa solusi permanen.
  • Golkar menuntut komitmen lebih kuat dan langkah-langkah pencegahan Karhutla yang berkelanjutan dari pemerintah provinsi.

Peringatan dari Golkar: Sindiran 'Bercerai Kawin Lagi' untuk Penanganan Karhutla Kalteng

Isu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menjadi sorotan tajam, terutama setelah Partai Golkar melontarkan kritik pedas kepada Gubernur Kalteng. Sindiran 'bercerai kawin lagi' yang dilontarkan oleh salah satu petinggi Golkar menjadi perumpamaan atas penanganan Karhutla yang dinilai tidak ada kemajuan signifikan dan cenderung berulang dari tahun ke tahun. Pernyataan ini mencerminkan kekecewaan terhadap efektivitas kebijakan dan langkah-langkah yang diambil pemerintah daerah dalam mengatasi bencana yang setiap tahun menghantui.

Latar Belakang Kritik: Karhutla yang Tak Kunjung Usai

Karhutla merupakan permasalahan kronis di Kalimantan Tengah yang berdampak luas, mulai dari kerusakan ekosistem gambut, hilangnya keanekaragaman hayati, hingga masalah kesehatan akibat kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut. Setiap musim kemarau, warga Kalteng harus menghadapi ancaman asap pekat dan kualitas udara yang memburuk, mengganggu aktivitas sehari-hari dan perekonomian. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan, dari pemadaman manual hingga penggunaan teknologi canggih, Karhutla seolah menjadi siklus yang tak terputus. Kondisi inilah yang memicu Golkar untuk menyuarakan kekecewaannya.

'Bercerai Kawin Lagi': Metafora Kekecewaan Terhadap Komitmen

Istilah 'bercerai kawin lagi' yang dilontarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa, bukan sekadar retorika belaka. Ia mengandung makna mendalam tentang siklus penanganan yang tidak pernah tuntas. Menurut Golkar, pemerintah daerah seolah-olah serius menangani Karhutla ketika bencana terjadi, namun kemudian lengah dan kembali ke pola lama setelah musim kering berlalu, hanya untuk menghadapi masalah yang sama di tahun berikutnya. Hal ini diibaratkan seperti hubungan yang putus-nyambung tanpa komitmen jangka panjang.

Tuntutan Akan Komitmen dan Keberlanjutan

Kritik ini merupakan seruan agar pemerintah provinsi mengambil pendekatan yang lebih serius dan berkelanjutan. Golkar menekankan pentingnya strategi pencegahan yang proaktif, bukan hanya reaktif. Ini mencakup:

  • Penegakan Hukum: Tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan, baik perorangan maupun korporasi, yang seringkali belum maksimal.
  • Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat: Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Karhutla dan melatih mereka dalam pencegahan serta penanganan awal.
  • Restorasi Ekosistem Gambut: Upaya serius dalam membasahi kembali lahan gambut yang kering dan rentan terbakar.
  • Pengawasan Intensif: Pemantauan ketat terhadap titik api, terutama di area konsesi perusahaan.

Respons dan Harapan Publik

Masyarakat Kalimantan Tengah tentu berharap kritik ini dapat menjadi cambuk bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan memperbaiki strategi penanganan Karhutla. Transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran serta implementasi kebijakan menjadi kunci untuk mendapatkan kembali kepercayaan publik. Seperti halnya berbagai layanan publik lainnya yang menuntut prosedur yang jelas dan mudah diakses, misalnya cara mengurus STNK hilang, penanganan Karhutla juga memerlukan sistem yang terstruktur dan mudah dipahami oleh semua pihak, mulai dari level kebijakan hingga pelaksanaan di lapangan. Kejelasan prosedur dan komitmen nyata diharapkan dapat mengakhiri siklus 'bercerai kawin lagi' dalam penanganan bencana ini.

Langkah Ke Depan untuk Penanganan Karhutla

Untuk mengakhiri siklus Karhutla, diperlukan koordinasi yang lebih solid antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, aparat penegak hukum, sektor swasta, dan masyarakat. Investasi dalam teknologi pemantauan dini, pengembangan brigade Karhutla yang terlatih, serta dukungan penuh terhadap upaya restorasi ekosistem adalah langkah-langkah krusial. Selain itu, pemerintah juga harus berani mengambil kebijakan yang populer maupun tidak populer demi keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

FAQ

Q1: Apa maksud dari pernyataan 'bercerai kawin lagi' dalam konteks Karhutla?
A1: Pernyataan 'bercerai kawin lagi' yang dilontarkan Partai Golkar menyindir pola penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah yang dianggap tidak serius dan berulang. Ini merujuk pada kondisi di mana pemerintah daerah terlihat aktif menangani Karhutla saat terjadi bencana, namun kemudian lengah dan kembali ke pola lama setelah musim kering usai, sehingga masalah serupa kembali terulang di tahun-tahun berikutnya.

Q2: Siapa yang melontarkan kritik ini kepada Gubernur Kalteng?
A2: Kritik pedas tersebut dilontarkan oleh Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Erwin Aksa, sebagai bentuk keprihatinan partainya terhadap penanganan Karhutla yang dinilai belum efektif di Kalimantan Tengah.

favorite Follow us for the latest updates:

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0

Netizen Chief Editor

Admin hanya orang biasa yang kebetulan suka membuat website dan telah mengelola puluhan website dengan berbagai niche.

amp_stories Web Stories
login Login
local_fire_department Trending menu Menu