Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Mengelupas
Tembok rumah yang lembab dan mengelupas menjadi tidak indah dilihat. Selain itu, tembok lembab juga berbahaya bagi kesehatan.
Tembok rumah yang lembab dan mengelupas menjadi tidak indah dilihat. Selain itu, tembok lembab juga berbahaya bagi kesehatan.
Kelembapan tembok rawan terjadi di dalam rumah. Kondisi lembab juga bisa membuat dinding rusak hingga cat mengelupas.
Kelembaban yang terjadi dalam rumah juga memicu berkembang biaknya jamur sehingga kalau di biarkan dapat berbahaya bagi kesehatan.
Dikutip dari berbagai sumber, air secara perlahan akan mengikis struktur bangunan, membuat kayu membusuk, dan menciptakan lingkungan yang cocok untuk berkembang biaknya jamur.
5 Cara Mengatasi Tembok Lembab dan Mengelupas
Jangan khawatir, kamu bisa mengikuti beberapa cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas. Simak cara mengatasi tembok lembap dan mengelupas di bawah ini.
1. Identifikasi penyebab tembok lembap
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengidentifikasi penyebab tembok lembab, ada tiga jenis penyebab tembok lembap yang sering ditemui. Penyebab yang paling umum adalah kondensasi.
Selain itu, kelembapan bisa terjadi pada rumah berusia tua. Dalam kasus ini, kelembapan naik dari tanah dan masuk ke dalam fondasi lantai dasar.
Tanda kelembapan bisa terlihat dari munculnya noda kecokelatan. Kamu juga bisa mendapatkan jamur-jamur tumbuh di sudut dinding.
Penyebab selanjutnya adalah kelembapan yang tembus ke dalam. Kondisi ini biasa disebabkan oleh hal-hal seperti kebocoran yang terjadi pada genteng, atau dinding luar yang rusak.
2. Sering buka jendela
Apabila kondensasi menjadi penyebab utama kelembapan, maka kamu hanya perlu sering membuka jendela.
3. Gunakan cairan anti-jamur
Cairan fungisida bisa atasi tembok lembap dan berjamur. Pasalnya, pertumbuhan jamur bisa jadi salah satu penyebab lembapnya dinding.
Kamu bisa menyemprot area yang berjamur dengan cairan anti-jamur. Namun, sebelum disemprot bersihkan terlebih dahulu area yang akan disemprot menggunakan lap kering.
4. Pasang dehumidifier
Dehumidifier juga bisa digunakan untuk mengatasi kelembapan ruangan.
5. Tambal dan cat ulang tembok
Cara yang terakhir adalah dengan menambal tembok dan mengecat ulang tembok. Namun, kamu perlu membersihkan jamur pada tembok terlebih dahulu.
Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan saat tambal dan cat ulang tembok:
- Masukkan air dan cuka ke dalam botol penyemprot, lalu kocok. Gunakan perbandingan 1:1 jika dinding penuh dengan jamur. Gunakan perbandingan 5:1 jika area dinding yang berjamur tidak terlalu luas.
- Semprotkan air cuka ke dinding yang lembap.
- Keruk seluruh permukaan dinding yang mengelupas, lalu haluskan dengan amplas.
- Tambal terlebih dahulu dinding berlubang menggunakan semen putih secara merata, dan tunggu hingga kering.
- Setelah dinding kering, lakukan pengamplasan menggunakan amplas halus.
- Lanjutkan proses cat. Disarankan menggunakan cat waterproof sebagai dasar di lanjutkan menggunakan cat warna sesuai keinginan.
Itulah cara atasi tembok lembab dan mengelupas yang bisa dicoba. Semoga bermanfaat.
Bagikan Informasi dan Opinimu di Netizen Indonesia!
Punya informasi menarik tentang sekitarmu? Mari bagikan di Netizen Indonesia baik itu isu penting, atau kejadian penting lainnya. Hubungi kami melalui WhatsApp atau email, atau posting secara langsung di situs web kami. Bersama-sama, mari kita viralkan informasimu ke halaman depan.
Disclaimer:
Account Role admin
Jika kamu menyukai berita ini, jangan lupa untuk membagikannya kepada teman kamu yang lain. Jangan lupa juga untuk menyukai dan mengikuti halaman Facebook Netizen Indonesia. Profil
Bagaimana Reaksimu?
Netizen
Tentang Saya
Admin hanya orang biasa yang kebetulan suka membuat website dan telah mengelola puluhan website dengan berbagai niche.
