Artikel Life

Pecel Tumpang: Menelusuri Sejarah dan Kelezatan Kuliner Khas Kediri

Pecel tumpang, salah satu kuliner khas Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh kekayaan kuliner tradisional Indonesia yang patut dikenali.

NetizenNetizen
Tanggal: Agustus 26, 2024
(Diperbaharui, November 7, 2024 - 06:52)
 0  193
Pecel Tumpang: Menelusuri Sejarah dan Kelezatan Kuliner Khas Kediri
Pecel tumpang Khas Kediri (goodnewsfromindonesia.id)

Pecel tumpang, salah satu kuliner khas Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu contoh kekayaan kuliner tradisional Indonesia yang patut dikenali.

Memiliki kemiripan dengan salad dalam konsepnya, pecel tumpang menawarkan cita rasa yang unik dan menarik berkat bahan-bahan yang khas.

Artikel Penting

For You
Promosi: Belanja online murah dan mudah di NetizenOS.com aja! Klik disini!

Artikel ini akan membahas asal-usul, keunikan, dan kelezatan pecel tumpang serta sejarah sambal tumpang yang menyertainya.

Pecel adalah makanan tradisional Indonesia yang terkenal dengan sajian sayuran rebus yang diberi saus kental seperti saus kacang. Pecel tumpang, salah satu varian dari pecel, memiliki ciri khas yang membedakannya dari pecel lainnya.

Di Kediri, Jawa Timur, pecel tumpang bisa dengan mudah ditemukan di sepanjang jalan dan pasar tradisional, dilansir dari goodnewsfromindonesia.id.

Apa yang membedakan pecel tumpang dari pecel biasa adalah saus yang digunakannya. Berbeda dengan saus kacang pada umumnya, pecel tumpang menggunakan sambal tumpang yang terbuat dari "tempe busuk" sebagai bahan utamanya.

Tempe busuk, atau tempe yang sudah didiamkan selama beberapa hari, memberikan rasa dan tekstur yang khas pada sambal tumpang.

Proses Pembuatan Sambal Tumpang

Sambal tumpang, yang merupakan keunikan utama pecel tumpang, dibuat melalui proses yang agak berbeda dibandingkan dengan saus pecel lainnya.

Tempe busuk direbus hingga lunak, kemudian dihaluskan bersama bawang merah, bawang putih, ketumbar, dan cabai yang juga telah direbus. 

Campuran bahan ini kemudian dimasukkan kembali ke dalam air rebusan dan ditambahkan santan serta lengkuas ketika sudah mendidih. Proses ini menghasilkan sambal tumpang yang kental, beraroma harum, dan kaya rasa.

Sejarah Sambal Tumpang

Sambal tumpang memiliki sejarah panjang yang tercatat dalam karya sastra Jawa, Serat Centhini, yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1814.

Heri Priyatmoko, seorang dosen Sejarah di Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, menyebutkan bahwa sambal tumpang telah ada sejak lebih dari dua abad lalu. 

Pada masa tersebut, sambal tumpang dikenal sebagai bagian dari kuliner tradisional yang dikumpulkan oleh para tokoh yang melakukan perjalanan ke desa-desa di Jawa untuk mengumpulkan pengetahuan kuliner.

Penyajian Pecel Tumpang di Masa Kini

Di masa kini, pecel tumpang disajikan dengan cara yang sederhana namun menarik. Biasanya, pecel tumpang disajikan dengan daun pisang yang dibentuk menyerupai mangkuk atau corong, atau menggunakan piring rotan yang dilapisi daun pisang.

Potongan sayuran segar seperti sawi, kacang panjang, dan tauge direbus dan disiram dengan sambal tumpang. Untuk menambah kenikmatan, pecel tumpang sering kali disajikan bersama rempeyek ikan yang renyah dan lebar.

Nasi Pecel Pudakit

Salah satu tempat yang terkenal dengan pecel tumpangnya di Kediri adalah Nasi Pecel Pudakit. Terletak di dekat stasiun kota di Jalan Doho, tempat ini buka dari pukul 9 malam hingga 4.30 pagi, menjadikannya salah satu tujuan kuliner malam yang ramai dikunjungi.

Harga pecel tumpang di sini mulai dari Rp8 ribu, dan selain pecel tumpang, mereka juga menawarkan pecel biasa dengan saus kacang serta berbagai lauk pendamping seperti sate usus, sate kulit, perkedel kentang, dan ayam goreng.

Menghargai Warisan Kuliner

Pecel tumpang bukan hanya sekadar makanan; ia merupakan bagian dari warisan kuliner Indonesia yang telah bertahan lebih dari dua abad.

Tradisi ini menunjukkan bagaimana teknologi pangan masyarakat tradisional dapat memanfaatkan bahan yang sudah ada untuk menciptakan makanan yang lezat dan ekonomis, sambil mengurangi limbah makanan.

Jika Anda berkunjung ke Kediri, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kelezatan pecel tumpang.

Dengan rasanya yang unik dan harga yang terjangkau, pecel tumpang merupakan contoh nyata dari kekayaan kuliner Indonesia yang layak untuk dilestarikan dan dikenali. Selamat mencoba dan menikmati kelezatan pecel tumpang!

(Diperbaharui: )

Bagikan Informasi dan Opinimu di Netizen Indonesia!

Punya informasi menarik tentang sekitarmu? Mari bagikan di Netizen Indonesia baik itu isu penting, atau kejadian penting lainnya. Hubungi kami melalui WhatsApp atau email, atau posting secara langsung di situs web kami. Bersama-sama, mari kita viralkan informasimu ke halaman depan.


Bagaimana Reaksimu?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow